Ringkasan Berita:
- Kebakaran Gedung PPJT RSUD dr Soetomo diduga dipicu korsleting lemari es di ruang farmasi.
- Titik api ditemukan di lantai lima gedung pada Jumat pagi.
- Petugas berhasil memadamkan api kurang dari satu jam.
- Sebanyak 18 armada gabungan dan unit Bronto diterjunkan ke lokasi.
Surabaya (beritajatim.com) – Korsleting listrik pada lemari es diduga menjadi penyebab kebakaran di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD dr. Soetomo, Jumat (15/5/2026) pagi.
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, titik api ditemukan di lantai lima gedung, tepatnya di ruang farmasi.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Surabaya, M Rokhim, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 06.33 WIB.
“Unit tempur dari Pos Menur tiba pukul 06.38 WIB dan langsung melakukan pemadaman,” jelas Rokhim.
Petugas pemadam kemudian bergerak cepat melokalisasi api yang membakar area sekitar empat kali tiga meter persegi. Kobaran api utama berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam.
“Api pokok padam pukul 07.35 WIB, dilanjutkan proses pembasahan hingga situasi dinyatakan aman pukul 09.58 WIB,” ungkapnya.
Hasil investigasi awal mengarah pada dugaan kegagalan instalasi peralatan medis di ruang farmasi. Korsleting pada kabel lemari es penyimpan obat disebut menjadi pemicu utama munculnya api.
“Penyebab kebakaran dipastikan dari korsleting listrik kabel lemari es di ruang farmasi,” terang Rokhim.
Selama proses pemadaman berlangsung, asap pekat sempat memenuhi lorong gedung rumah sakit sehingga menyulitkan proses evakuasi dan penanganan.
Untuk mempercepat sirkulasi udara, petugas pemadam terpaksa memecahkan sejumlah kaca jendela di gedung tersebut.
“Kami juga menggunakan mesin peniup udara untuk mempercepat pengeluaran asap dari dalam gedung,” kata Rokhim.
Sebanyak 18 armada gabungan diterjunkan dalam proses pemadaman kebakaran tersebut. Selain itu, DPKP Surabaya juga mengoperasikan unit tangga Bronto untuk menjangkau area lantai enam dari luar gedung. [ipl/beq]






