Mojokerto (beritajatim.com) – Kebakaran hebat melanda tempat pengolahan sampah plastik, kardus, dan kayu di Dusun Wotanmas Jedong, Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jumat (4/7/2025) dini hato. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.
Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi menjelaskan, kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Api dengan cepat melahap seluruh area penyimpanan lantaran banyaknya material yang mudah terbakar. “Berdasarkan keterangan saksi, api muncul dari arah timur ke barat dan dengan cepat membesar,” ungkapnya.
Karenakan di sekitar lokasi adalah ladang kosong dan di tempat tersebut terdiri dari rosokan bahan yang mudah terbakar (plastik, kardus dan kayu) sehingga api terbakar begitu cepat membesar. Kebakaran tersebut pertama kali diketahui salah sati warga yang berteriak minta bantuan warga kemudian dilaporkan ke Polsek Ngoro.
“Warga segera berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sebelum mobil pemadam kebakaran tiba. Sebanyak enam unit kendaraan dikerahkan untuk memadamkan api, terdiri dari 4 unit damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, 1 unit mobil tangki air, dan 1 unit damkar milik perusahaan NIP,” katanya.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.30 WIB. Untuk mencegah kebakaran meluas dan memastikan api benar-benar padam, petugas dan warga melakukan pembasahan di area sekitar lokasi kejadian. Penyebab pasti kebakaran di tempat pengolahan sampah milik Moch. Sahruni (35) warga setempat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“Api diperkirakan berasal dari lahan kosong mengarah dari timur ke barat tepatnya di tengah-tengah tempat penyimpanan pengolahan bahan berupa plastik, kardus dan kayu yang mudah terbaka. Selain kerugian material berupa bangunan dan bahan baku, lanjut Kapolsek, enam ekor kambing yang berada di kandang sekitar lokasi juga ikut terbakar. Kerugian diperkirakan sekitar Rp100 juta,” tegasnya. [tin/aje]






