Ringkasan Berita:
- Kebakaran melanda rumah warga di Dusun Ngingas, Desa Ngimbangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Kamis (5/11/2026) siang.
- Api menghanguskan bangunan rumah berukuran sekitar 5 x 15 meter persegi beserta seluruh isinya.
- BPBD Kabupaten Mojokerto mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dengan bantuan personel TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat.
- Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.00 WIB. Penyebab kebakaran masih diselidiki, sedangkan kerugian material masih dihitung.
Mojokerto (beritajatim.com) – Kebakaran melanda sebuah rumah milik warga di Dusun Ngingas, Desa Ngimbangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Kamis (5/11/2026) siang. Bangunan rumah beserta seluruh isinya terdampak kebakaran hingga mengalami kerusakan.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.20 WIB tersebut menghanguskan bangunan berukuran sekitar 5 x 15 meter persegi. Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga yang kemudian meminta bantuan petugas untuk melakukan pemadaman. Satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.
“Setelah menerima laporan, petugas PMK BPBD Kabupaten Mojokerto langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pembasahan. Dalam penanganan kebakaran tersebut, BPBD mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran,” ungkapnya, Jumat (6/11/2026).
Dalam proses penanganan, petugas juga dibantu personel kepolisian, TNI, relawan, serta masyarakat setempat. Setelah berjibaku melakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.00 WIB.
Petugas kemudian melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
“Objek yang terbakar berupa bangunan rumah beserta isinya. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Sementara itu, total kerugian material akibat peristiwa tersebut masih dalam proses penghitungan,” tegasnya. [tin/beq]






