Situbondo (beritajatim.com) – Sebuah rumah milik warga lanjut usia di Desa Tlogosari, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, ludes dilalap si jago merah pada Senin (9/3/2026) pagi. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas tersebut.
Kobaran api pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Ibu Sum, sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, Ibu Sum yang hendak berbelanja sayur melihat kepulan asap hitam pekat membumbung dari rumah Ibu Hatija (65). Ia pun segera mendatangi lokasi dan mendapati api sudah mulai berkobar.
“Beliau (Ibu Sum) langsung berteriak meminta tolong. Warga sekitar pun berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya,” ujar Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut.
Api akhirnya berhasil dijinakkan oleh warga beberapa saat kemudian. Namun, rumah berukuran 9 x 6 meter milik Ibu Hatija yang merupakan bangunan semi permanen itu tidak dapat diselamatkan.
Berdasarkan hasil asesment cepat di lokasi, rumah tersebut dinyatakan rusak berat dengan taksiran kerugian mencapai Rp25 juta.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, namun diduga kuat berasal dari korsleting listrik. “Untuk penyebab pastinya masih kita tunggu dari hasil penyelidikan kepolisian,” tambah Puriyono.
Usai kejadian, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo bersama dengan unsur muspika setempat, Tagana, KSB Argopuro, serta perangkat desa langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan, berkoordinasi, dan memberikan imbauan kepada masyarakat.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk selalu waspada. Pastikan peralatan listrik dan kompor dalam keadaan mati saat meninggalkan rumah, demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” pesan Puriyono.
Pihak BPBD Situbondo saat ini tengah melakukan tahapan Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana) dan akan segera menyalurkan bantuan logistik bagi korban. (awi/ian)






