Jember (beritajatim.com) – Ramadan menjadi momentum konsolidasi organisasi alumnus perguruan tinggi di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mereka membentuk Formasi (Forum Alumni Akademisi dan Praktisi) Jember.
Formasi diketuai I Nyoman Semita, Pelaksana Tugas Direktur Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi yang juga Ketua Ikatan Alumnu Universitas Airlangga di Jember.
“Forum ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi strategis yang mempertemukan gagasan akademik dengan pengalaman praktis dalam merumuskan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan daerah,” kata Sekretaris Keluarga Alumni Universitas Jember (Kauje) Koordinator Daerah Jember, Rendra Wirawan, di sela-sela acara buka bersama di Grand Cafe, Jumat (6/3/2026) sore.
Para akademisi dan praktisi diharapkan dapat berkontribusi dalam berbagai bidang melalui Formasi, sesuai dengan kompetensi masing-masing.
“Kami bergerak mulai dari pengembangan kewirausahaan, penguatan UMKM, inovasi ekonomi lokal, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih inklusif,” kata Rendra.
Rendra optimistis dengan gerakan Formasi ini. “Banyak alumni perguruan tinggi di Jember yang berperan sebagai akademisi, profesional, pengusaha, birokrat, maupun praktisi di berbagai bidang. Jika potensi tersebut dapat disinergikan, maka akan menjadi kekuatan besar yang membantu daerah,” katanya.
Konsolidasi awal dilakukan saat buka bersama di Grand Cafe, Kabupaten Jember, yang digelar Keluarga Alumni Universitas (Kauje), Jumat (6/3/2026) petang, dihadiri perwakilan Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) Jember, Kauje Bondowoso, Kauje lumajang, Kauje Komisariat Fakultas Ilmu Komputer, Kauje Komisariar Fakultas Kedokteran Gigi, Kauje Fakultas MIPA, dan Badan Amal Zakat Nasional.
Selain momentum berbagi bingkisan untuk 26 anak yatim piatu, Ketua Kauje Koordinator Daerah Jember Matius Afandi mengatakan, momentum Ramadhan mengawali gerakan sosial yang berdampak bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan alumni perguruan tinggi dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu masyarakat serta mendukung pembangunan daerah,” kata Martius.
Menurut Matius, dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, para alumni perguruan tinggi di Jember diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan berbagai program yang berdampak nyata.
Kauje sendiri ingin berperan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi pengangguran, dan mempercepat pengentasan kemiskinan melalui program yang memperkuat pemberdayaan usaha mikro kecil menengah dan membuka peluang kerja baru. [wir]






