Surabaya (beritajatim.com) – Tertangkapnya AWK tersangka pengancam penembakan terhadap calon Presiden Anis Baswedan bisa dijadikan pelajaran bagi masyarakat. Untuk itu Polda Jatim menghimbau agar masyarakat untuk bijak bermedia sosial.
” Kami memberikan himbauan bahwa bermedsos dengan mudah, di wilayah kita tentunya ada konsekuensi hukum, sehingga bijaklah dalam bermedsos, jangan sampai medsos kita digunakan mengancam seperti tersangka AWK ini. Sekali lagi bijaklah bermedsos, jangan gunakan medsos untuk hal negatif,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, Rabu (17/1/2024).
Dirmanto menambahkan, pihaknya juga melakukan monitoring terhadap akun akun seperti AWK ini. Dengan adanya kasus AWK ini bisa menjadi pelajaran, jangan sampai, akun akun lainnya seperti ini.
” Sekali lagi ini jadi contoh, akun lain ikutan seperti ini. Marilah kita bermedsos yang baik dan bijaksana, tebarlah kebaikan di situ, tebarlah pendidikan disitu, jangan malah mengancam,” ujarnya.
Untuk jumlah akun yang dipantau, Dirmanto tak bisa menyampaikan karena itu hal teknis dan tidak perlu disampaikan ke publik.
AWK sendiri tak terafiliasi dengan pasangan capres lainnya. Hal itu dikatakan Tersangka saat menjalani pemeriksaan di korps Bhayangkara.
” Hasil pemeriksaan penyidik tidak ada ikatan atau afiliasi dengan kelompok-kelompok politik lainnya,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, Rabu (17/1/2024).
Terkait foto profil tersangka ada foto paslon tertentu? Dirmanto menegaskan hal tersebut juga sudah dilakukan pemeriksaan penyidik.
” Tentu, proses kasus ini masih berjalan, kalau ada update berikutnya akan kami informasikan kepada rekan rekan. Semua diselidiki ya, terkait dengan peristiwa ini, dan pasti diperiksa penyidik” ujar Dirmanto. [uci/ted]






