Sampang (beritajatim.com) – Hingga memasuki April 2024, kasus Demam Berdarah Dangue (DBD) yang terjadi di wilayah Kabupaten Sampang, Madura Mencapai ratusan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, dr Abdullah Najich menjelaskan, berdasarkan laporan dari masing-masing Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) kecamatan, kasus DBD di Kabupaten Sampang, mencapai 260 kasus.
“Tren lonjakan kasus DBD di Sampang mulai teridentifikasi sejak Januari dan saat ini angka kasus DBD tercatat sebanyak 260 kasus,” terangnya, Sabtu (4/5/2024).
Pria yang akrab disapa dr Najich ini juga mengatakan, untuk mencegah angka kasus DBD semakin melonjak. Pihaknya bekerja sama dengan pihak terkait melakukan fogging. Terutama di lokasi sumber terbanyak ditemukan kasus DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegypti.
“Fogging ini untuk memberantas nyamuk aedes aegypti pembawa virus DBD,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, upaya pencegahan juga terus dilakukan dengan cara mengimbau ke setiap fasilitas kesehatan untuk melakukan penyuluhan pola hidup bersih dan sehat.
“Sarang nyamuk aedes aegypti tidak ada di genangan air kotor. Namun, berada di air yang cukup bersih,” pungkasnya. [sar/ian]






