Jember (beritajatim.com) – Kendati sudah memasuki pertengahan September 2023, karnaval memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-78 RI masih berlangsung di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kali ini Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Karnaval Budaya Jember Nusantara, Sabtu (16/9/2023).
Karnaval ini diikuti empat ribu orang perwakilan dari 36 organisasi perangkat daerah, 32 kantor kecamatan, instansin badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, perbankan, perguruan Tinggi, pengusaha, dan rumah sakit swasta. Mereka mengenakan kostum dari berbagai daerah di Indonesia dan menampilkan kesenian tradisi.
“Tujuan utamanya yang jelas kita memperingati 17 Agustus 2023, (HUT RI) yang ke-78. Kedua, tentunya karnaval budaya ini sangat penting, bagaimana kita mencintai kearifan lokal, mencintai budaya, mencintai para leluhur kita,” kata Bupati Hendy Siswanto.
“Yang paling penting targetnya adalah penguat bangsa. Bangsa ini ada karena perbedaan. Bangsa ini ada karena ada berbagai macam suku yang dikemas dalam bhinneka tunggal ika. Tentunya ini tidak boleh dihilangkan, sampai kapanpun, sampai kiamat nanti,” kata Hendy.
Hendy menegaskan, Indonesia harus tetap ada dalam keberagaman. “Di Jember, semua suku dan budaya tampil. Pakaian kesukuannya, pakaian budayanya,” kata pria kelahiran Jember yang hari itu mengenakan busana khas Batak Mandailing tersebut.
Hendy juga memuji para siswa dan guru dari sejumlah lembaga pendidikan, seperti SMK Negeri 5, SMA Negeri 4, SMAK Santo Paulus, Universitas Jember, Gus Ning, dan anggota Palang Merah Indonesia bergerak memungut sampah yang bertebaran dalam kegiatan itu. [wir]






