Jember (beritajatim.com) – Kemacetan terjadi di jalur Jember – Banyuwangi di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (31/8/2022) malam. Gara-gara ada karnaval masyarakat setempat.
“Kebetulan saya mungkin lagi apes, pulang perjalanan dari Banyuwangi, keluar dari jalur Gumitir, ternyata sudah macet total,” kata Abdul Muqit Arief, mantan Wakil Bupati Jember.
Muqit terjebak selama enam jam sejak jalur Gumitir hingga depan Balai Desa Garahan. “Informasinya ada karnaval desa yang titik finishnya di bekas gudang perusahaan rokok,” katanya.
Muqit meminta agar hal ini menjadi perhatian semua pemangku kebijakan, termasuk Pemerintah Kabupaten Jember. “Mengingat jalur ini adalah jalur nasional. Tidak kebayang macet selama enam jam. Oke, semoga ada hikmahnya untuk kebijakan ke depan,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jember”]
Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni merespons keluhan tersebut. “Karnaval tidak boleh menggunakan jalan raya utama. Apalagi penghubung dua kabupaten. Ini menjadi evaluasi ke depan bagi semua pihak,” katanya. [wir/ted]






