Malang (beritajatim.com) – Polresta Malang Kota memastikan jelang Ramadan dan Idul Fitri 2026 nanti mereka akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Pesan ini disampaikan langsung oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana saat apel pagi di halaman depan Polresta Malang Kota (Rabu, 11/02/2026).
Putu mengatakan bahwa apel merupakan bagian dari penguatan soliditas internal dan kesiapan personel dalam menghadapi dinamika keamanan, sosial, serta aktivitas masyarakat yang meningkat. Dia menegaskan komitmen Polri untuk terus bertransformasi dalam pelayanan dan kamtibmas.
“Tugas kita bukan hanya menjaga, tetapi merawat dan mempertahankan situasi Kota Malang yang sudah baik ini. Jangan sampai pelayanan kita justru melukai hati masyarakat,” ujar Putu.
Putu meminta semua personel Polresta Malang Kota untuk terus bergerak menuju perubahan besar seiring perkembangan situasi sosial, ekonomi, dan teknologi di tengah masyarakat. Transformasi harus dilakukan untuk perbaikan di tubuh Polri.
“Polri harus terus bertransformasi menuju perubahan besar dalam memberikan layanan ke masyarakat. Kecepatan dan ketepatan dalam mengambil keputusan menjadi kunci agar kehadiran polisi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Putu.
Putu mengatakan konsep keamanan saat ini tidak hanya bersifat reaktif, tetapi mengedepankan langkah preventif dan preemtif agar potensi gangguan bisa dicegah sejak dini.
“Aman bukan berarti tidak ada apa-apa, tetapi bagaimana potensi gangguan bisa dideteksi lebih awal dan dicegah sebelum berkembang menjadi masalah,” kata Putu.
Sementara menjelang bulan suci Ramadan, Operasi Ketupat Semeru, Idul Fitri, serta libur bersama, Putu meminta seluruh jajaran meningkatkan kesiapsiagaan, profesionalitas, dan empati dalam melayani masyarakat yang akan menjalankan ibadah maupun aktivitas mudik.
“Ke depan kita harus sudah siap mengawal kekhusyukan ibadah Ramadan serta pengamanan Operasi Ketupat Semeru pada Idul Fitri dan libur bersama,” ujar Putu. (luc/kun)






