Probolinggo (beritajatim.com) – Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana, menunjukkan kepeduliannya terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK) di wilayah hukumnya. Sebagai bentuk perhatian, Kapolres memberikan tali asih kepada INS, seorang siswi SD yang sempat viral karena wajahnya lebam.
Sebelumnya, beredar kabar bahwa INS menjadi korban perundungan di sekolah. Namun, setelah dilakukan penyelidikan, diketahui bahwa lebam di wajah INS disebabkan oleh dirinya sendiri saat sedang marah dan membenturkan kepala ke meja. INS merupakan anak berkebutuhan khusus dengan gangguan komunikasi dan temperamen yang labil.
Kapolsek Sukapura, Kompol Jamhari, atas perintah Kapolres, mengunjungi rumah INS untuk memberikan tali asih dan dukungan moril. “Kapolres berharap dengan adanya bantuan ini, keluarga INS dapat sedikit terbantu,” ujar Kasi Humas Polres Probolinggo, Iptu Merdhania Pravita Shanty.
Iptu Vita menambahkan bahwa kasus INS ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap anak berkebutuhan khusus.
“Mereka membutuhkan perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitar agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,” ungkapnya.
Polres Probolinggo juga mengajak berbagai pihak untuk ikut berperan aktif dalam memberikan dukungan kepada ABK.
“Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” ajak Iptu Vita.
Dengan memberikan perhatian khusus kepada ABK, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka dan mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama. [ada/aje]






