Malang (beritajatim.com) – Pengaruh media sosial (Medsos) mampu memberikan persepsi bagi suatu peristiwa hingga 70 persen. Hal itu di sampaikan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat saat bertemu awak media di Mahoni Cafe and Resto di Taman Wisata Dempok, Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Rabu (31/8/2022) siang ini.
Ferli menjelaskan, untuk membangun persepsi positif di media sosial dibutuhkan peran media mainstream. Hal itu agar masyarakat tidak terjebak dalam informasi negatif yang kebenarannya diragukan. “Manajemen media itu salah satu bagian penting, permasalahannya sekarang 70 persen persepsi masyarakat sekarang berasal dari media sosial,” tegas Ferli.
[berita-terkait number=”5″ tag=”polres-malang”]
Pria yang sebelumnya menjabat Kasubag Bungkol Spriprim Polri ini menambahkan di media sosial masyarakat bisa menjadi apapun yang diinginkan. “Karena di media sosial itu semua orang bisa jadi apapun, bisa jadi pemimpin redaksi, bisa jadi editor, bisa jadi redaktur, bisa jadi wartawan,” jelas Ferli.
Kapolres pun berpesan, agar masyarakat bisa menggunakan media sosial dengan bijak. Ferli juga mengingatkan, Polres Malang sangat membutuhkan saran dan kritik yang membangun dari masyarakat. “Bukan berarti kita anti kritik, tentu saja kami berusaha semaksimal mungkin,” pungkasnya. (yog/kun)






