Malang (beritajatim.com) – Gandeng media dan influencer, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat menjalin silaturahmi dengan Nobar (nonton bareng) sebuah Film yang berjudul ‘Sayap-Sayap Patah’, Selasa (30/8/2022) di Bioskop Movimax Sarinah Plaza, Kota Malang.
“Kali ini, kegiatan PIRAMIDA atau Ngopi Bareng Media sengaja diselenggarakan dalam nuansa yang berbeda, yaitu kita bersama melakukan nonton bareng Film Sayap-Sayap Patah ini,” kata Ferli.
Usai Nobar, Ferli menjelaskan, sebuah film yang diangkat dari kisah dan kehidupan Anggota Kepolisian ini berhasil memikat pecinta film yang ada di Indonesia maupun Internasional. Adapun film ‘Sayap-Sayap Patah’ ini diangkat berdasarkan kisah nyata dari peristiwa yang terjadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, pada 2018 silam.
“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk memerangi aksi terorisme dan Radikalisme,” terang Ferli.
Ferli juga menjelaskan, dalam film tersebut Memang tidak seasli kejadian. “Namun pesan dalam film itu, merupakan bagian kelam dari penanggulangan terorisme, kita bersama-sama memerangi aksi teroris,” ujarnya.
Dalam nobar bareng media, Ferli juga di dampingi sang istri dan pejabat utama Polres Malang. Diharapkan, dengan adanya film berlatar tugas aparat kepolisian ini, mampu meningkatkan motivasi bekerja para Abdi Negara ini.
“Seperti yang tergambar dalam film sayap sayap patah. Bagaimana anggota polisi yang bertugas untuk negara, harus rela berkorban dalam menjaga kamtibmas dan penegakan hukum di Indonesia,” tegasnya.
Ferli menambahkan, sudah menjadi resiko pekerjaan yang harus dihadapi anggota Polri.
“Istri saya sudah mendampingi sejak lama, maka ia sadar itu sudah resiko pekerjaan, yang harus diemban suaminya yang merupakan polisi ini,” tutur Ferli sambil tersenyum.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polres-malang”]
Sayap Sayap Patah adalah film bergenre drama laga Indonesia garapan sutradara kondang, Rudi Soedjarwo. Film yang dibintangi Nicholas Saputra dan Ariel Tatum ini, diangkat dari kisah nyata peristiwa kerusuhan berdarah di Mako Brimob pada tahun 2018 lalu.
Nicolas Saputra berperan sebagai Ipda Aji, seorang Anggota Densus 88. Ipda Aji gugur sebagai Anumerta setelah napi teroris pimpinan Leong yang di perankan Iwa K, membuat kerusuhan dalam jeruji besi sebelum akhirnya berhasil diredam pasukan Brimob dan Densus 88. [yog/but]







