Lamongan (beritajatim.com) – Saat libur natal dan tahun baru (Nataru) kali ini, lonjakan arus mudik dan pengunjung wisata di Kabupaten Lamongan terpantau mengalami kenaikan. Puncak arus mudik dan wisatawan pada bulan Desember ini diprediksi bakal terjadi hingga awal tahun 2023.
Kapolres Lamongan AKBP Yakhob Silvana Delareskha membenarkan bahwa puncak arus mudik dan wisatawan di bulan Desember ini terjadi sejak perayaan Natal 2022 hingga detik-detik pergantian tahun 2023. Terlebih, arus ini terpusat pada destinasi wisata yang berada di Wisata Bahari Lamongan (WBL), Kecamatan Paciran.
Oleh karenanya, untuk merespon kondisi ini, Yakhob berkata, pihaknya telah melakukan sidak dan berkoordinasi dengan pihak management WBL, guna memastikan seluruh wahana yang ada di kawasan destinasi ini aman saat digunakan oleh para pengunjung.
“Saya berkordinasi dengan management WBL, Bapak Suryanto, untuk memastikan seluruh wahana dalam kondisi yang aman saat digunakan pengunjug. Apalagi, jumlah pengunjung mengalami peningkatan,” ungkap AKBP Yakhob, Senin (26/12/2022).

Tak hanya itu, Yakhob menjelaskan, beberapa lokasi yang dianggap membahayakan bagi pengunjung juga telah dilakukan pemasangan police line dan pembatasan kunjungan. Menurutnya, hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem.
Cuaca ekstrem yang terjadi di kawasan pesisir pantai Lamongan ini ditandai dengan kencangnya angin dan tingginya gelombang ombak laut. Demi mengantisipasi, Yakhob berkata, saat ini penahan ombak telah dipasang di kolam renang Tanjung Kodok Beach Resort (TKBR) yang masih satu management dengan WBL.

“Beberapa lokasi telah ditutup dan dilarang untuk dilintasi karena membahayakan pengunjung. Saat ini cuaca juga sedang tidak menentu dan disertai angin kencang. Polres Lamongan siap mengamankan lokasi WBL dengan menempatkan pos pengamanan 1×24 jam selama Ops Lilin Semeru 2022,” terangnya.
Lebih jauh, Kapolres Lamongan ini juga mengimbau kepada para pengunjung agar selalu waspada dan tetap memperhatikan tanda-tanda peringatan yang ada di area WBL, serta tidak memasuki lokasi yang dilarang.
[berita-terkait number=”4″ tag=”wisata-lamongan”]
Masih kata Yakhob, dengan pengunjung yang tetap mengikuti aturan yang berlaku dan memperhatikan keselamatan pribadi masing-masing, maka libur Natal dan Tahun Baru 2023 di WBL dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
“Kami juga akan meningkatkan keamanan di sekitar area WBL dengan meningkatkan patroli petugas kepolisian. Kami juga akan bekerjasama dengan pihak keamanan lainnya seperti TNI dan Satpol PP untuk memastikan keamanan pengunjung selama libur natal dan tahun baru ini aman dan terkendali,” pungkasnya. [riq/but]






