Mojokerto (beritajatim.com) – Demi terciptanya kondusifitas jelang Paskah, 4 April mendatang, Kapolresta Mojokerto silaturahmi dan koordinasi dengan Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Kota Mojokerto. Silaturahmi dan koordinasi digelar di Gereja Bethel Indonesia “Rock Ministry Mojokerto“ Jalan Mojopahit Kota Mojokerto.
Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, pihaknya akan melaksanakan pengamanan optimal. “Tadi pagi kami sudah membahas perintah Kapolda Jatim terkait adanya kejadian pasca ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasar kemarin,” ungkapnya, Senin (29/3/2021).
Dalam menghadapi rangkaian kegiatan Paskah, lanjut Kapolres, pihaknya sudah melakukan mapping kegiatan. Dimana perlu dilakukan peningkatan pengamanan maka akan dilakukan menutup jalur dengan tujuan meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bom-makassar”]
“Kita tidak boleh under estimate. Sebelum pelaksanaan juga akan dilakukan sterilisasi. Saya berharap untuk antisipasi terjadinya aksi teror, pelaksanaan kebaktian Paskah bisa dilaksanakan dengan cara virtual, kami mohon setiap pengurus gereja mengirim surat pemberitahuan kegiatan ke Polresta Mojokerto,” katanya.
Perwakilan dari Gereja Santo Yosep menyampaikan jika Gereja Santo Yosep akan melaksanakan kegiatan tatap muka dengan kapasitas gereja 340 jemaat. Namun setelah mendapat masukan dari Kapolresta Mojokerto sangat baik sekali bilamana kegiatan dilaksanakan secara virtual.
“Selesai pertemuan ini, akan kami kumpulkan para panitia dan akan kami sampaikan masukan masukan dari Kapolresta Mojokerto ini dalam pelaksanaan kebaktian Paskah bisa dilaksanakan dengan cara virtual,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Bamag Kota Mojokerto, Pdt Yekti Wibowo menegaskan, jika Bamag Kota Mojokerto melaksanakan kegiatan kebaktian Paskah sebagian besar dilakukan secara virtual. “Sebagian besar Bamag Kota Mojokerto melaksanakan kegiatan kebaktian Paska secara virtual,” tegasnya. [tin/ted]







