Surabaya (beritajatim.com) – Kapal perang Vietnam VPN Le Quy Don-286 bersandar di Surabaya pada Rabu (17/7/2024). Hal ini menandai tonggak penting dalam persahabatan dan kerja sama maritim antara Indonesia dan Vietnam.
Kunjungan ini juga bertujuan untuk menjajaki peluang peningkatan kerja sama di berbagai bidang. Indonesia dan Vietnam, dua negara yang berbagi wilayah perairan di Laut China Selatan, memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas dan keamanan maritim.
Kedatangan kapal perang Vietnam yang membawa 120 prajurit dan kadet Akademi Angkatan Laut Vietnam ini disambut dengan upacara meriah di Dermaga Madura Timur Komando Armada II TNI Angkatan Laut, Surabaya.
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, menyambut hangat delegasi Angkatan Laut Vietnam yang dipimpin oleh Senior Captain Nguyen Dinh Giang di Balai Kota Surabaya. “Surabaya sebagai kota pelabuhan dan maritim memiliki karakter masyarakat yang majemuk. Kami maju sebagai kota dunia yang tetap berpijak pada karakter khas lokal,” kata Cak Ji sapaan lekatnya, Kamis (18/7/2024).
Mantan Ketua DPRD Surabaya ini juga berbagi pengalaman pribadinya saat berkunjung ke Vietnam dan menyaksikan semangat juang masyarakat setempat. “Masyarakatnya survive dan daya juangnya tinggi, sama seperti warga Kota Surabaya. Kami berterima kasih atas nama Pemerintah Kota Surabaya sudah disambangi, semoga bisa berjumpa lagi,” ujar Cak Ji.
Menurut Cak Ji, Kerja sama yang lebih erat antara Indonesia dan Vietnam akan memberikan kontribusi positif bagi stabilitas dan keamanan di kawasan Laut China Selatan.
Pertemuan diakhiri dengan pertukaran cinderamata dan plakat, serta momen hangat ketika Armuji memakaikan udeng khas Surabaya kepada Senior Captain Nguyen Dinh Giang. “Semoga dengan kunjungan kapal perang Vietnam Le Quy Don-286 ini dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Vietnam, terutama dalam bidang maritim,” pungkas politisi PDIP Surabaya ini. [asg/kun]






