Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) kembali meraih prestasi dengan lolos pendanaan dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2024 oleh Kemendikbudristek.
Tim yang terdiri dari Ardani Nur Lailia Trisna, Fera Ananda Wijaya, Nabilla Rahmadian Bilqis, Agustin Nur Ainiah, dan Rulita Apriliya Aliyanatasya ini mengikuti P2MW sejak Februari dan akan berlanjut hingga 30 Oktober 2024.
Dalam program tahun ini, ada empat kategori usaha yang diusung, yaitu produksi makanan dan minuman, proses produksi agrokompleks, penciptaan produk kreatif, serta jual beli barang dan jasa.
Tim Kangkumi Unair masuk dalam kategori makanan dan minuman. Kangkumi adalah singkatan dari Kangkung Mie Enak dan Sehat Untukmu, yang terinspirasi dari pengalaman tim saat mengabdi di Desa Giri, Banyuwangi.
Daerah tersebut merupakan penghasil kangkung yang melimpah. Hanya saja, potensi tersebut belum optimal dalam pengolahan hasil panennya.
“Kami berupaya mengoptimalkan nilai jualnya sebagai salah satu wujud realisasi ketahanan pangan. Yang selaras dengan upaya dalam SDGs poin kedua zero hungry,” kata Bilqis, Selasa (22/10/2024).
Bilqis menjelaskan bahwa Kangkumi mengolah kangkung menjadi mie instan tanpa menggunakan MSG, pewarna buatan, atau proses penggorengan.
Produk ini diharapkan dapat meningkatkan nilai jual kangkung dan mendukung ketahanan pangan, sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) dalam mengurangi kelaparan.
Tim Kangkumi berharap inovasi ini dapat menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati hidangan sehat berbasis kangkung dan mempromosikan gaya hidup yang lebih berkelanjutan.
“Kami ingin membawa dan mempromosikan gaya hidup sehat dan berkelanjutan, lewat inovasi makanan instan yang tetap sehat,” pungkasnya.
Sekedar diketahui, program P2MW ini bertujuan untuk mengembangkan usaha mahasiswa dengan memberikan bantuan dana, pelatihan, dan pendampingan. [ipl/but]






