Mojokerto (beritajatim.com) – Kebakaran hebat melanda kandang ayam milik Sumarni (83) di Dusun Mrisan, Desa Jatirejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Peristiwa yang diduga dipicu dari tabung LPG yang ada di oven penghangat tersebut menghanguskan dua bangunan kandang berisi 30 ribu anak ayam.
Kapolsek Jatirejo, Agus Setiawan mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh pekerja kandang sekitar pukul 18.00 WIB. “Pekerja ada di lokasi karena sedang buka puasa dan mendengar suara benda terbakar. Kemudian muncul api di bagian oven, oven itu ada tabung LPG Bright Gas,” ungkapnya, Sabtu (21/2/2026).
Mengetahui kejadian tersebut, para pekerja langsung berupaya memadamkan api secara manual. Namun kobaran api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan karena material kandang mudah terbakar sehingga para pekerja melaporkan ke Polsek Jatirejo.
“Api dengan cepat membakar bangunan kandang yang terbuat dari kayu. Ada dua kandang yang terbakar masing-masing berukuran 16×60 m² karena posisinya yang berdekatan dengan isi masing-masing kandang 15 ribu anak. Total ada 30 ribu anak ayam usia 4 hari. Tidak semua mati, ada sekitar 2 ribu ayam yang masih hidup,” katanya.
Sekitar pukul 18.40 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman. Hingga saat ini, lanjutnya, proses pemadaman masih berlangsung lantaran api masih terlihat di sekam dan pakan ayam. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
“Tidak ada korban jiwa, hanya dua kandang dan anak ayam serta isinya yang terbakar. Dugaan kebakaran dari oven penghangat, itu kandang untuk ayam pedaging jadi usia 38 hari dipanen. Untuk kerugian belum bisa dipastikan karena sampai saat ini proses pemadaman masih berlangsung,” jelasnya.
Sebelumnya, kebakaran melanda kandang ayam milik Sumarni (53), warga Dusun Mrisan, Desa Jatirejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (21/2/2026) petang. Tiga unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mojokerto diterjunkan ke lokasi kebakaran. [tin/kun]






