Jombang (beritajatim.com) – Kampanye di hari pertama, Cawapres Muhaimin Iskandar meminta doa restu ke sang ibu, Nyai Muhasonah, di PPMM (Pondok Pesantren Mambaul Maarif) Denanyar Jombang Jawa Timur, Selasa (28/11/2023).
Cawapres yang berpasangan dengan Capres Anies Baswedan ini didampingi oleh timnya. Di antaranya Jazilul Fawaid dan Kapten Timprov Kemanangan Amin (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar) Jawa Timur Thoriqul Haq.
Gus Imin, panggilan akrab Muhaimin Iskandar, mendapat nasihat dari sang ibu. Selanjutnya, rombongan masuk ke ruang tamu. Gus Imin meminta kepada sang ibu doa restu. Dia kemudian bersimpuh di hadapan cucu KH Bisri Syansuri tersebut.
Nyai Muhasonah membaca doa dengan fasih, matanya terpejam. Bacaannya sangat jelas. Sedangkan Gus Imin, Jazilul, Thoriqul Haq, serta rombongan lainnya bersimpuh di lantai. Mereka menengadahkan tangan, mengamini doa yang dilafalkan oleh nyai sepuh tersebut.
BACA JUGA: Pulang ke Jombang, Muhaimin Iskandar Bocorkan Hasil Survei Internal
Tidak kurang dari 10 menit Nyai Muhasonah membaca doa. Lantunan doa selesai, Gus Imin langsung mencium tangan sang ibunda. Setelah dari rumah orantua, Gus Imin bersama rombongan ziarah ke makam keluarga di Denanyar.
Yakni, makam KH Bisri Syansuri beserta istri, serta ayahanda Gus Imin, KH Muhammad Iskandar. “Pertama saya sowan ke ibu. Mohon doa agar dimulainya kampanye ini berjalan dengan lancar hingga akhir perjuangan kita memenangkan Amin pada 14 Februari mendatang,” ujar Gus Imin.
Selain itu, pihaknya juga sowan pengsuh PPMM Denanyar KH Abdussalam Shohib, yang juga paman dari Ketua Umum PKB ini. Karena apa yang dilakukan Gus Imin ini melanjutkan perjuangan KH Bisri Syansuri. Melanjutkan perjuangan dalam bidang agama, pendidikan, pemerintahan dan negara.

“Alhamdulillah inu saya sehat. Beliau juga mendoakan saya, juga memberikan nasihat. Apa yang saya lakukan ini untuk melanjutkan perjuangan Mbah Bisri Syansuri dalam bidang agama, pendidikan, pemeerintah dan negara,” ujar Gus Imin.
Gus Imin menjelaskan bahwa sang ibu masih mengikuti peta politik saat ini. Tentang kerasnya pertarungan Pilpres 2024. Sang ibu berpesan bahwa tugas Gus Imin adalah berjuang. “Soal menang kalah Allah yang mengatur,” ujar Gus Imin mengutip nasihat sang ibu.
“Hari ini kampanye di empat titik. Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo. Titik pertama di Mojokerto. Ini sudah ditunggu oleh JPNU (Jaringan Perempuan Nahdlatul Ulama),” pungkas mantan Menteri Tenaga Kerja RI ini. [suf]






