Ponorogo (beritajatim.com) – Warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, dikejutkan dengan fenomena matinya sejumlah kambing secara mendadak dalam beberapa minggu terakhir. Para peternak setempat kebingungan, karena kambing-kambing mereka tidak menunjukkan tanda-tanda sakit sebelum akhirnya mati. Hingga kini, belum ada kepastian mengenai penyebab kematian tersebut.
Menurut laporan para peternak, sekitar 80 ekor kambing telah mati dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Salah satu peternak, Pandi, mengungkapkan bahwa kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Tidak ada tanda-tanda kambing sakit. Namun, tiba-tiba kambing tersebut mati. “Tidak ada tanda-tanda kambing sakit. Tiba-tiba saja mati. Kami bingung harus bagaimana,” kata Pandi, Jumat (03/01/2025).
Hal serupa juga dirasakan oleh Asih, peternak kambing lainnya. Ia menyebut bahwa situasi ini membuat para peternak tidak memiliki banyak pilihan selain pasrah. Bahkan, beberapa dari mereka terpaksa menjual kambing yang tersisa dengan harga murah karena khawatir akan mengalami hal serupa. “Kemarin itu, kambing yang paling besar, ya tiba-tiba mati,” katanya.
Ketua RT setempat, Parno, menjelaskan bahwa kasus ini telah dilaporkan ke dinas terkait untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga saat ini, para peternak masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang. Mereka berharap agar penyebab kematian kambing dapat segera ditemukan dan ada langkah pencegahan untuk menghindari kerugian lebih lanjut. “Kami berharap ada penanganan segera agar kerugian para peternak tidak semakin besar,” tutup Parno. (end/kun)






