Kediri (beritajatim.com) – Tak terasa tahun 2023 akan berakhir. Dalam kurun waktu satu tahun banyak prestasi yang ditorehkan Pemerintah Kabupaten Kediri.
Selain itu, sejumlah kegiatan sudah dilaksanakan dalam rangka mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kediri dibawah kepemimpinan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa.
Berikut ini beritajatim.com menyajikan informasi tentang hal apa saja yang sudah kerjakan oleh pasangan Mas Dhito dan Mbak Dewi serta segenap jajarannya dalam liputan khusus Kaleidoskop Pemerintah Kabupaten Kediri 2023.
JANUARI
Angkat Mohammad Sholikin Sekda Kabupaten Kediri

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengangkat Mohammad Sholikin sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kediri definitif menggantikan Penjabat (Pj) Sekda Adi Suwignyo.
Mohammad Sholikin yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri dilantik oleh Mas Dhito, panggilan akrab Bupati Kediri di Gedung Konvention Hall Simpang Lima Gumul, pada Rabu (4/1/2023).
Wali Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa mewaliki Mas Dhito dalam pelantikan itu menyampaikan, pejabat yang baru saja dilantik diharapkan dapat cepat menyesuaikan dengan tempat kerja yang baru.
Sebagaimana pesan Mas Dhito, semua ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri dituntut bisa memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.
“Mas Dhito selalu berpesan, kita harus melayani dengan ikhlas, senang, dengan ramah,” tutur wakil bupati yang akrab disapa Mbak Dewi itu.
Dalam pelantikan itu, dari ratusan pejabat Adi Suwignyo yang sebelumnya menjabat sebagai Pj Sekda Kabupaten Kediri dilantik sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri.
FEBRUARI
Mas Dhito Masuk Daftar Tokoh 40 Under 40 Fortune Indonesia

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana masuk daftar 40 tokoh paling berpengaruh di Indonesia pada usia muda versi Fortune Indonesia yang terbit di Bulan Februari 2023 ini.
Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Kediri, menjadi satu diantara dua kepala daerah di Indonesia yang masuk daftar 40 under 40. Sebagai kepala daerah yang awal menjabat pada masa pandemi Covid-19, di usia 30 tahun Mas Dhito cukup berhasil melewati masa sulit sebagai kepala daerah.
Pemimpin Redaksi Fortune Indonesia, Hendra Soeprajitno menyebut, 40 under 40 menyoroti 40 tokoh dari sektor bisnis, entertainment, pemerintahan, sosial dan olahraga paling berpengaruh di Indonesia pada usia belum genap 40 tahun, per 31 Desember 2022.
Mereka membuka dan berkontribusi pada terciptanya ratusan hingga ribuan lapangan kerja baru, berperan penting dalam laju bisnis, menghadirkan solusi, memberikan dampak positif bagi masyarakat yang ada di sekitarnya, hingga menjadi wakil Indonesia di kancah dunia.
“Prestasi itu berhasil mereka catatkan dalam kurun waktu dua tahun terakhir,” kata Hendra Soeprajitno.
Dari deretan tokoh yang masuk daftar 40 under 40, sebagian mereka mungkin tak asing lagi, meski banyak juga di antaranya yang jarang terdengar.
“Namun, ada persamaan dari mereka, kiprah, energi, waktu, kerja keras, semangat pantang menyerah, konsistensi, dedikasi yang mereka berikan berujung pada output positif yang banyak membantu kehidupan kita bersama,” ungkapnya.
Mas Dhito sebagaimana dikutip dalam ulasan Fortune Indonesia dinilai mengerti betul daerahnya harus bersiap jadi pintu masuk utama para pelancong ke Jawa Timur. Hal itu tak lain karena Bandara Internasional Dhoho, Kediri yang dibangun PT Gudang Garam Tbk, bakal beroperasi pada 2023.
Beroperasinya bandara, 1,56 juta penduduk di wilayahnya tak boleh hanya jadi penonton yang absen menerima dampak ekonomi. Pariwisata menjadi salah satu sektor yang dibangun sejak awal kepemimpinannya.
Upayanya dimulai dari hal-hal mendasar seperti perkara kerusakan jalan. Mas Dhito juga menaruh perhatian besar pada pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berbagai kemudahan diberikan mulai dari percepatan pengurusan perizinan sampai pendampingan bagi pelaku UMKM supaya lebih berdaya saing.
Terlepas dari masuknya namanya dalam daftar 40 under 40 Fortune Indonesia, menghadapi beroperasinya Bandara Internasional Dhoho Kediri yang tinggal menghitung bulan, Mas Dhito mengakui banyak pekerjaan yang harus dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Kediri. Mulai dari penyiapan infrastruktur pendukung bandara sampai penyiapan SDM di Kabupaten Kediri.
“Saya mohon doanya, semoga kerja keras kita menjadi amal ibadah dan juga menjadikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Kediri,” ucap bupati muda itu.
MARET
Mas Dhito Ganti Destination Branding jadi Kediri Berbudaya

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana merubah destination branding Kabupaten Kediri dari tagline Kediri Lagi menjadi Kediri Berbudaya.
Bupati muda berkacamata itu meresmikan destination branding ini di Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) tepat di hari Jadi Kabupaten Kediri ke 1219.
Mas Dhito, sapaan akrabnya, mengungkapkan alasan dirinya mengubah destination branding ini karena berbudaya merujuk pada akal dan budi pekerti yang maju.
“Yang tadinya kediri lagi menjadi kediri berbudaya,” tuturnya Sabtu (25/3/2023)
Pihaknya menyebutkan perubahan tagline destination branding ini didasari karena kayanya budaya di Kabupaten Kediri. Selain itu, Kediri ini juga dianggap menjadi ibunya peradaban di Indonesia.
Sehingga, tagline Kediri Berbudaya dinilai cocok dengan kondisi dan potensi dari kabupaten yang berpenduduk lebih dari 1,5 juta jiwa itu.
“Berbudaya itu didasari dari banyaknya peninggalan sejarah. Kurang lebih 509 peninggalan sejarah, situs, arca,” kata bupati muda yang gemar mengendari vespa itu.
Meski demikian, lanjut Mas Dhito, tagline berbudaya ini tidak hanya ditujukan untuk peninggalan sejarah saja. Melainkan punya arti luas.
“Tidak hanya sekadar seni dan budaya,bukan. Ada juga budaya toleransi, budaya kerja, disiplin, dan sebagainya,” imbuh Mas Dhito.
Di sisi lain, ayah satu anak ini mengungkapkan dengan tagline baru ini pihaknya juga akan memutus ego-ego sektoral dengan membentuk tim lintas sektor.
Tim ini nantinya ditugasi untuk memecahkan isu-isu pembangunan. Seperti persoalan sampah, stunting, infrastruktur, hingga pelayanan publik.
“Jadi saya minta tim lintas sektor yang ada di internal pemerintah kabupaten untuk memutus budaya-budaya ego sektoral,” tegasnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin menambahkan supaya tagline baru ini bisa cepat tersebar menggantikan tagline Kediri Lagi, maka pihaknya akan melibatkan pemerintah desa.
“Selain melalui media, kita akan melibatkan kepala desa, apalagi perwakilan kepala desa hari ini sudah diundang di acara (launching destination branding) ini,” pungkasnya.
APRIL
Mas Dhito Santuni Ribuan Anak Yatim dalam Tajuk Ramadhan Berbagi

Memasuki pekan ke dua Bulan Ramadan, Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan santunan kepada ribuan anak yatim.
Santunan bertajuk Ramadhan Berbagi tersebut diselenggarakan di Convention Hall Simpang Lima Gumul (SLG) dan diikuti pula secara virtual di 23 kantor kecamatan.
Sasaran dari santunan tersebut adalah 1560 anak yatim di seluruh Kabupaten Kediri. Dimana 180 anak mengikuti agenda tersebut di Convention Hall SLG dan sisanya masing-masing berada di kantor kecamatan.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Sekretaris Daerah Mohammad Solikin mengatakan santunan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap anak yatim.
“Di momentum Ramadan ini, kami berharap santunan ini bisa membantu khususnya bagi anak yatim,” terangnya.
Pihaknya juga berpesan kepada seluruh anak yatim agar tak pantang menyerah untuk meraih apa yang menjadi tujuan mereka.
“Belajarlah yang rajin, mudah-mudahan cita-cita anakku sekalian bisa tercapai,” tuturnya.
Solikin juga mengapresiasi kepada seluruh donatur utamanya bagi Bank Jatim dan masyarakat yang telah menyalurkan zakat melalui Baznas Kabupaten Kediri.
Turut hadir KH. Reza Ahmad Zahid memberikan tausiah keagamaan. Dalam ceramahnya pria yang akrab disapa Gus Reza itu mengingatkan bahwa menjalankan puasa bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan.
“Bahwa dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan ini, semoga kita semua dapat meningkatkan ketakwaan,” jelasnya.
MEI
Kerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation, Mas Dhito Dirikan Boarding School di Pare

Pemerintah Kabupaten Kediri secara resmi bekerjasama dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) untuk mendirikan boarding school atau sekolah berasrama yang berlokasi di Kecamatan Pare.
Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Hanindhito Himawan Pramana dengan Senior Director PSF, Elan Merdy, Rabu (17/5/2023).
Sekolah berasrama setingkat SMA yang didirikan di Kecamatan Pare tersebut gratis dan diprioritaskan bagi anak-anak kurang mampu di Kabupaten Kediri. Sekolah menempati bangunan SMA Dharma Wanita dengan daya tampung 130 orang siswa baru pada tahun ajaran baru 2023/2024.
“Sekarang kita sudah mulai memetakan dari 26 kecamatan, mana-mana anak-anak yang membutuhkan (untuk menjadi siswa sekolah boarding school),” kata Bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu.
Pendirian boarding school itu merupakan tindak lanjut kunjungan Mas Dhito ke sekolah SMAN Bali Mandara pada 6 April 2023 lalu. Sekolah tersebut berdiri pada 2011 kerjasama antara Pemerintah Provinsi Bali dengan PSF.
Adapun, boarding school yang didirikan di Kecamatan Pare sebagai bentuk kerjasama dengan PSF ini merupakan pertama kali di Kabupaten Kediri. Mas Dhito mengajak kerjasama dari seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Kediri demi kesuksesan pendirian sekolah unggulan ini.
“Ini bukan kerja Dinas Pendidikan (saja) ini kerja seluruh OPD. Semua OPD harus punya tanggung jawab dalam membangun sekolah unggulan yang akan kita kerjakan bersama Yayasan Putra Sampoerna,” tuturnya
Head of Program Development PSF, Juliana mengaku setelah adanya MoU tersebut pihaknya akan melakukan proses seleksi calon siswa dimana proses seleksi diakui akan berbeda dengan proses pada umumnya.
Proses seleksi, lanjut dia, dibagi dalam tiga tahap mulai dari seleksi dokumen, dilanjutkan kunjungan ke rumah calon siswa untuk validasi. Hal ini karena sasaran siswa yang akan sekolah di SMA berasrama itu merupakan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Yang ketiga akan ada _bootcamp_ yang mana ada serangkaian tes kembali dan yang lolos akan masuk menjadi siswa SMA berasrama angkatan 2023/2024,” terang Juliana.
Untuk menjaring calon siswa itu, PSF akan bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Kediri untuk sosialisasi. Pihaknya juga akan membagikan formulir pendaftaran baik melalui kecamatan maupun kepala sekolah SMP.
“Kami akan memfasilitasi baik secara online maupun offline, jika memang ada calon siswa yang tidak mampu menggunakan google form bisa kami fasilitasi menggunakan dokumen-dokumen,” ucapnya.
Juliana berharap didirikannya sekolah itu dapat memunculkan siswa unggul yang berdaya saing. Setelah tiga tahun sekolah di SMA berasrama tersebut, diharapkan siswa mampu melanjutkan ke perguruan tinggi.
JUNI
Mas Dhito Didapuk Jadi Dewan Pembina Persik Kediri

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana didaulat menjadi Dewan Pembina Persik Kediri. Hal ini terkuak setelah pertemuannya dengan Kapten Macan Putih, Arthur Irawan pada Sabtu (1/7/2023).
Mas Dhito, sapaan akrabnya, mengaku pertemuan tersebut membahas persepakbolaan di Kediri. Mulai dari pengembangan akademi hingga pembangunan stadion yang sekarang sedang berlangsung.
“Yang tidak kalah penting adalah memikirkan bagaimana sepakbola Kediri satu tahun, dua tahun, lima tahun atau bahkan 10 tahun ke depan,” tutur Mas Dhito.
Bergabungnya bupati muda berusia 30 tahun itu bersama Persik Kediri membawa harapan baru bagi klub yang berkandang di Stadion Brawijaya itu.
Mas Dhito pun mengajak masyarakat Kediri untuk lebih bijak menjadi suporter. Menurutnya, suporter yang baik adalah pendukung yang tidak hanya euforia saat menang, tetapi tetap memberi support ketika tim yang didukung tengah jatuh.
“Besar harapan saya dengan Persik bisa berkolaborasi dan bisa memajukan sepakbola Kediri menjadi sepakbola yang disegani di Asia Tenggara,” harapnya.
Kabar kehadiran Mas Dhito di klub yang pernah mengantongi 2 juara liga Indonesia itu juga diresmikan secara umum melalui unggahan akun instagram @persikfcofficial.
Dalam unggahan itu, disebutkan ucapan selamat datang kepada orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu.
“Sugeng rawuh Dhito Pramono Dewan Pembina Persik Kediri,” tulis akun tersebut dalam foto.
Sementara, Arthur meyakini bergabungnya Mas Dhito ke Persik akan membawa dampak besar terhadap timnya itu. Menurutnya hal ini dapat dilihat dari passion dan kecintaan bupati berkacamata itu terhadap sepakbola.
“Kayak yang Mas Dhito bilang, kita nggak janji juara langsung, nggak janji top three langsung, tapi yang pasti kita sudah in the right direction, dan kita harus trust the process,” pungkasnya.
JULI
Bupati Kediri Jalin MoU dengan PT Sumitomo Indonesia

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Sumitomo Indonesia untuk melakukan penelitian dan pengembangan sumber daya alam dan ekosistem ramah lingkungan di Kabupaten Kediri.
Penandatangan nota kesepahaman dilakukan antara Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dengan Presiden Direktur PT Sumitomo Indonesia, Hiroshi Karashima di Kantor Pemkab Kediri, Kamis (6/7/2023) lalu.
Ruang lingkup penelitian dan pengembangan sumber daya alam yang dilakukan yakni bidang infrastruktur, perikanan, pertanian dan peternakan.
Mas Dhito, sapaan akrab bupati Kediri menyebut banyak potensi yang dimiliki Kabupaten Kediri untuk dikembangkan baik sektor pertanian maupun yang lain.
“Di sektor pertanian kita ada pemetaan kawasan agropolitan dengan komoditas unggulan masing-masing,” katanya.
Kawasan agropolitan tersebut meliputi, Segobatam (Semen, Grogol, Banyakan, Tarokan, dan Mojo) dengan produk unggulan ada mangga podang, kopi, jeruk dan ubi kayu. Kopi ini dikembangkan di lereng Gunung Wilis.
Palempari (Pare, Plemahan, Papar dan Purwoasri) sebagai penghasil padi dan palawija. Pakancupung (Pare, Kandangan, Puncu, Kepung) sebagai penghasil cabe, bawang merah dan sayuran.
Kemudian, Ngawasondat (Ngancar, Wates, Plosoklaten, Kandat) dengan produk utama pertanian nanas dan pepaya. Dari empat kawasan itu dikerucutkan produk unggulan Kabupaten Kediri mangga podang, nanas, kopi, rosella.
Pemerintah Kabupaten Kediri terus melakukan penguatan terhadap petani dan mendorong hilirisasi produk unggulan itu, termasuk dalam pengembangan produk olahan, seperti pada komoditas nanas.
Di bidang peternakan khususnya sapi, populasi sapi di Kabupaten Kediri termasuk 3 besar di Jawa Timur. Untuk mendukung sektor ini, di Kabupaten Kediri juga dikembangkan desa korporasi sapi.
Termasuk pula kepada peternak, pendampingan dilakukan kepada kelompok ternak yang mendapatkan program korporasi sapi. Pun begitu tak dipungkiri masih terdapat beberapa catatan yang perlu dilakukan pengkajian untuk mengembangkan potensi yang ada lebih optimal.
Adanya bandara menurut Mas Dhito akan menjadikan Kediri sebagai episentrum baru di Jawa Timur. Pihaknya pun bakal mengembangkan sektor energi dan pertanian yang komprehensif dan ramah lingkungan.
Mas Dhito pun menyambut baik adanya MoU dengan PT Sumitomo Indonesia tersebut. Diharapkan penelitian yang dilakukan bisa dilanjutkan ke langkah nyata demi pengembangan potensi yang ada di Bumi Panjalu.
“Saya yakin perusahaan Jepang punya spirit disiplin etos kerja dan saya berharap pemerintah juga bisa melakukan hal yang sama,” ungkapnya.
Selama tiga hari mulai Rabu-Jumat (5-7 Juli) pihak dari PT Sumitomo Indonesia berada di Kabupaten Kediri untuk menggali potensi yang kemudian dapat ditindaklanjuti.
Beberapa lokasi yang dikunjungi diantaranya tempat budidaya ikan, peternakan maggot, sentra industri gula merah, UMKM nanas, peternakan ayam, korporasi sapi, maupun lokasi budidaya mangga podang
AGUSTUS
Mas Dhito Didoakan Lanjut 2 Periode Bupati Kediri

Kediri – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meski baru 2 tahun 4 bulan menjabat telah memiliki kedekatan dengan warganya. Mas Dhito, sapaan bupati muda ini dipercaya sebagai pemimpin yang dapat membangun Kabupaten Kediri.
Kedekatan pemimpin daerah dengan warganya itu terlihat dari status warga yang diposting di Instagram story tepat di hari ulang tahun ke-31 Mas Dhito pada Senin, 31 Juli 2023.
“Sugeng ambal warsa mas bup…Matursuwun sampun bangun Kediri. Sukses terus mas bup @dhitopramono,” tulis akun @devisari572.
Ucapan selamat dan doa banyak dipanjatkan warga untuk sosok bupatinya itu. Bahkan, ada pula warga yang menuliskan harapannya supaya Mas Dhito kembali memimpin Kabupaten Kediri di periode kedua mendatang.
“Selamat bertambah usia mas bup..Wajib Bupati Malih nggih…@dhitopramono,” tulis akun @faniaanisa2.
Ucapan selamat dengan beragam foto- foto yang menunjukkan kedekatan Mas Dhito dengan warganya terlihat dari berbagai postingan di story instagram maupun lewat status whatsApp.
Pasalnya di setiap kunjungannya ke daerah maupun setiap kegiatan yang diadakan Pemkab Kediri tak sedikit warga yang mengajak bupati berusia 31 tahun itu untuk foto bersama.
“Selamat bertambah usia mas bup @dhitopramono. Tidak ada hal lain yang bisa saya berikan selain ucapan selamat dan doa. Semoga panjang umur dan sehat selalu mas bup. Benjing wajib Bupati malih nggih,” tulis akun @sari_ratna90.
Dalam kepemimpinannya berbagai program pembangunan digenjot bupati muda yang mulai menjabat pada 26 Februari 2021 itu. Tidak terkecuali bidang infrastruktur yang menjadi salah satu program prioritas.
Konektivitas antar wilayah dinilai penting untuk mendukung kemajuan suatu daerah. Secara bertahap, kualitas jalan di Kabupaten Kediri ditingkatkan tak terkecuali dalam pembangunan jembatan.
Pembangunan yang dijalankan pemerintahan Mas Dhito pun selalu mendapatkan perhatian warganya. Tak ayal mereka berharap Mas Dhito dapat melanjutkan pembangunan di Kabupaten Kediri.
“Maturnuwun, sampun bekerja keras untuk kami masyarakat kecil. Jalan yang tiap hari aku lewati sampun mulus. Jenengan wajib tuntaskan pembangunan di Kediri. Semoga diberi kelancaran dalam memimpin Kediri sampai 2 periode kedepan. Maju terus Pak Dhito,” tulis akun @putriberliaayu.
Keseriusan Mas Dhito dalam pembangunan infrastruktur sejak awal kepemimpinannya pun mendapatkan perhatian dari Kementerian PUPR. Bahkan dalam peringatan Hari Jalan 2021, Kabupaten Kediri mendapatkan penghargaan sebagai juara dua dalam penyelenggaraan jalan.
“Selamat ulang tahun Pak, saya sangat beruntung memiliki Bupati seperti jenengan pak…Sukses terus Pak Dhito,” tulis @acintya78.
SEPTEMBER
Pemenang Sayembara Nama Stadion Terima Hadiah Dari Bupati Kediri

Stadion baru Kabupaten Kediri yang dibangun di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan dinamai Gelora Daha Jayati. Tiga pemenang sayembara yang telah diumumkan Bupati Hanindhito Himawan Pramana di instagram pribadinya @dhitopramono menerima hadiah dengan total Rp22,5 juta.
Penyerahan hadiah dilakukan di Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Senin (11/9/2023) pagi. Pemenang pertama dalam sayembara itu menerima hadiah uang tunai Rp15 juta, pemenang kedua Rp5 juta dan ketiga Rp2,5 juta.
Gelora Daha Jayati sebagai nama yang terpilih merupakan kiriman Jefri Hendra Wijayanto. Pemenang kedua, dengan nama yang diusulkan Airlangga International Stadium dikirim Raihan Bagus W dan ketiga dengan nama yang diusulkan Swarna Dhaha kiriman Tasriatik.
Jefri Hendra Wijayanto sebagai pemenang pertama sayembara menyampaikan dalam memberikan usulan nama itu, dia tetap berpedoman pada ketentuan sayembara dimana nama stadion mengandung filosofi dan unsur yang berkaitan dengan Kabupaten Kediri.
Jefri merasa bangga karena nama Gelora Daha Jayati yang diusulkan bisa terpilih. Nama itu secara otomatis nantinya bakal dipajang dan ke depan bakal kerap disebut-sebut terutama masyarakat Kediri.
“Sangat senang sekali. Bangga,” akunya.
Jefri mengungkapkan, dirinya yang pernah tinggal di Kediri keseharian memang senang membaca, termasuk melihat tontonan yang mengandung nilai sejarah. Pria asal Nganjuk itu memberikan nama Gelora Daha Jayati yang berarti harapan gelombang rakyat Kediri datang ke stadion membawa semangat kemenangan.
Ketua Dewan Juri Sayembara, Kaleb Untung Satrio Wicaksono menyebut, para peserta sayembara berasal dari seluruh Indonesia dan hampir 14.000 usulan nama yang masuk. Untuk mendapatkan nama yang terbaik, proses seleksi dilakukan bertahap.
Dari belasan ribu usulan nama itu, terus digodok hingga mengerucut 100 nama kemudian 20 nama dan akhirnya tersisa 3 nama yang dianggap baik.
Menjaga keobjektifan penjurian, mulai dari 100 nama yang terpilih, identitas pengirim ditutup. Sehingga benar-benar dewan juri yang berjumlah lima orang dari berbagai latar belakang, terfokus pada nama yang diusulkan beserta filosofi.
“Setelah mengerucut hingga 20 besar, kita juga lakukan cek ulang, jangan sampai ada kesamaan nama, karena dari ribuan nama yang masuk itu banyak sekali nama yang mirip bahkan sama,” terangnya.
Dari lima orang juri, satu diantaranya Purwanto, mantan wasit terbaik Indonesia yang juga memiliki lisensi wasit dari FIFA. Pria yang kini menjadi Kepala Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung mengaku senang karena Kabupaten Kediri dibangun stadion baru bertaraf internasional dan juga telah memiliki nama.
Dia melihat nama Gelora Daha Jayati itu menjadi penyemangat untuk para pemain untuk meraih kemenangan. Hal itu penting, karena dalam sepakbola semangat itu diibaratkan menjadi pemain ke-12.
“Harapan saya dengan adanya stadion yang baru ini dan sudah ada namanya semoga membawa masyarakat Kediri (generasi muda sepakbola) lebih bersemangat untuk berprestasi, karena stadion ini bertaraf internasional,” ucapnya.
OKTOBER
Kabupaten Kediri Pecahkan Rekor MURI Penyajian Sate Lele Terbanyak, Mas Dhito Bersama Istri dan Forkopimda Ikut Bakar Sate

Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Asosiasi Pengusaha Cat Fish Kediri dan Republik Lele berhasil memecahkan rekor penyajian sate lele terbanyak dengan jumlah 25.323 tusuk.
Kegiatan penyajian sate lele terbanyak yang dicatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) ini diadakan di Lapangan Tulungrejo, Kecamatan Pare, Rabu (25/10/2023).
Menariknya dalam acara itu, Bupati Hanindhito Himawan Pramana bersama istri Eriani Annisa Hanindhito yang merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri dan jajaran Forkopimda ikut serta menjajal membakar sate lele.
Perwakilan MURI Sri Widayati menyebut Kabupaten Kediri sebelumnya sudah ada beberapa kali rekor yang tercatat di MURI diantaranya berbahan lele.
Masing-masing, sajian pecel lele terbanyak pada Maret 2019, kemudian penyajian dawet lele terbanyak pada Februari 2020.
“Dan mewakili ketua umum MURI pada hari ini kami mengumumkan sekaligus mengesahkan bahwa sajian sate lele terbanyak 25.323 resmi tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia, ” katanya.
Sri Widayati mengungkapkan, jumlah sate lele yang disajikan 25.323 tusuk tersebut disesuaikan dengan angka ulang tahun Kabupaten Kediri pada 25 Maret 2023.
Pihaknya mengapreasiasi atas upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kediri, Asosiasi Pengusaha Cat Fish Kediri dan Republik Lele. Sebab, menurut dia kuliner sate lele saat ini termasuk masih sangat jarang ditemui.
“Sehingga ini suatu terobosan yang bagus yang menarik dan kreatif untuk sajian sate lele terbanyak,” ungkapnya.
Rekor penyajian sate lele terbanyak itu menjadi rekor ke-11.337 yang tercatat di MURI. Selain rekor yang disebut diatas, beberapa rekor lain dari Kabupaten Kediri yang telah tercatat di MURI yakni pelayanan KB MOW dengan peserta terbanyak, pembacaan sholawat nariyah secara serentak oleh santri terbanyak.
Kemudian, kontes ikan cupang dengan jumlah terbanyak dan kontes ikan cupang dengan hadiah terbesar pada Juni 2021, desa yang memiliki lembaga kursus dan pelatihan bahasa asing terbanyak pada November 2022.
Sementara itu, Bupati Hanindhito Himawan Pramana menyebut Kabupaten Kediri merupakan produsen lele terbesar ke dua se-Jawa Timur dengan total produksi 16.310 ton dengan nilai ekonomis pertahun mencapai Rp 300 milyar.
Mas Dhito, Sapan akrabnya menyampaikan, pemecahan rekor MURI penyajian sate lele terbanyak tersebut sekaligus untuk menyemarakkan gerakan gemar makan ikan. Hal ini mengingat konsumsi ikan lele menjadi salah satu upaya pemenuhan gizi untuk menangani kasus stunting di Kabupaten Kediri.
“Tergetnya zero digit stunting di Kabupaten Kediri dan target per 2024 adalah single digit stunting,” tuturnya.
Dalam acara itu, Mas Dhito juga melakukan dialog dengan pembudidaya lele. Diakui orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu dalam dialog tersebut ada permintaan terkait penyediaan indukan F1.
Sebelum menindaklanjuti permintaan pembudidaya itu, pihaknya akan terlebih dahulu bertemu untuk bermusyawarah dengan para pelaku budidaya atau peternak lele lain.
“Kita dalam waktu dekat akan ngopi bersama di daerah Pare sini bersama teman-teman peternak lele, nanti misal kita telah menyediakan indukan F1 jangan sampai malah tidak menambah nilai produksinya ataupun mengefisiensi cost (budidaya) lele tersebut,” tandasnya.
NOVEMBER
Simpang Lima Gumul Raih Penghargaan East Java Tourism Award (EJTA) 2023 Kategori Daya Tarik Wisata Buatan

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar acara tahunan yaitu East Java Tourism Award 2023. Acara ini diselenggarakan di Taman Candra Wilwaktika Sumber Gedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa.
East Java Tourism Award yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata provinsi Jawa Timur ini merupakan ajang penghargaan pariwisata tertinggi di Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menjelaskan di malam East Java Tourism Award 2023 ini agar pemerintah daerah bekerja sama untuk menjaga warisan budaya Indonesia, karena Indonesia kaya akan warisan nenek moyang yang harus dilestarikan.
“Saya berpesan kepada pemerintah daerah agar menjadi peninggalan-peninggalan yang ada di Indonesia, karena di Indonesia ini banyak peninggalan-peninggalan bersejarah yang dimiliki oleh bangsa ini,” ujarnya.
Berbagai inisiatif, inovasi dan peningkatan pelayanan menjadi salah satu daya tarik wisatawan telah menjadikan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan yang ada di provinsi Jawa Timur dan juga menjadikan kontributor utama perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.
Melalui video konferensi pers, Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas terselenggaranya East Java Tourism Award 2023.
“Saya sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas terselenggaranya East Java Tourism Award 2023, ini juga bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada kabupaten maupun kota yang ada di Jawa Timur agar meningkatkan pariwisata yang ada di daerahnya,” ujarnya.
Monumen Simpang Lima Gumul, ikon Kabupaten Kediri yang sudah terkenal di seluruh daerah di Jawa Timur dalam penghargaan ini menyabet gelar sebagai kategori daya tarik wisata buatan di ajang East Java Tourism Award (EJTA) 2023. Monumen Simpang Lima Gumul sendiri menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Kediri selain Gunung Kelud.
Ditemui seusai acara, Wakil Bupati Kediri Mbak Dewi berharap agar nantinya muncul desa-desa inovatif yang ada di Kabupaten Kediri yang terus berkembang hingga bisa dikenal bukan hanya di Indonesia melainkan di dunia.
“Tentunya saya berharap agar desa-desa yang ada di Kabupaten Kediri bisa mengembangkan inovasinya dan terus meningkatkan potensi yang ada di setiap desa,” harapnya.
Kabupaten Kediri sendiri untuk East Java Tourism Award 2023 ini memperoleh 3 penghargaan yaitu Monumen Simpang Lima Gumul sebagai kategori daya tarik wisata buatan, Goa Jegles Dewata Keling sebagai nominator kategori daya tarik wisata alam dan yang terakhir adalah Situs Ndalem Pojok sebagai nominator kategori daya tarik wisata budaya.
DESEMBER
Revitalisasi Masjid Agung Pare, Mas Dhito : Membangun Masjid Saya Tak Mau Setengah-Setengah

Menyusul rencana revitalisasi yang akan dilakukan, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melakukan pengecekan kondisi Masjid Agung di Kecamatan Pare.
Mas Dhito sapaan akrab bupati muda ini mengecek mulai dari fasilitas sarana pendukung seperti kamar mandi, toilet. Kemudian juga melihat kondisi masjid yang belum ramah disabilitas.
Dalam kunjungannya Mas Dhito juga bertemu pengurus masjid, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri termasuk Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) yang akan menangani revitalisasi.
“Saya datang kemari memastikan supaya nanti masjid ini menjadi masjid kebanggaan warga kabupaten Kediri khususnya warga Pare,” kata Mas Dhito, Jumat (15/12/2023).
Dalam perencanaan awal, revitalisasi Masjid Agung yang mulai berdiri pada 1996 itu akan melakukan pembenahan bagian atap bangunan, ruangan khotib, serta menata bangunan supaya ramah disabilitas.
Pun melihat langsung kondisi bangunan, prasarana pendukung yang kurang pemeliharaan serta lingkungan sekitar yang kurang penerangan, Mas Dhito meminta supaya revitalisasi dilakukan menyeluruh.
“Membangun masjid saya tidak mau setengah setengah. Jadi mulai dari fungsi sama estetikanya sama internal di dalam masjid juga harus clear,” tuturnya.
Mas Dhito meminta Dinas Perkim, Bagian Kesra dan Takmir Masjid untuk menginventarisir menyeluruh apa saja yang harus dibenahi termasuk penataan ruangan kantor dalam masjid.
Kepala Dinas Perkim Kabupaten Kediri Agus Sugiarto menyampaikan, sebagaimana harapan bupati, perencanaan akan dilakukan lebih mendetail, mulai dari taman, bangunan masjid beserta sara pendukung termasuk penatauangkantor.
“Mas bup minta semuanya, termasuk untuk lantai satu supaya tidak tersekat-sekat, nanti kantornya kita geser atau dibuatkan di belakang,” urainya.
Demikian berbagai prestasi dan kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh Mas Dhito dan Mbak Dewi dalam kepemimpinannya sepanjang tahun 2023. (ADV PKP/nm/ted)






