Gresik (beritajatim.com) – Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPPI) semakin terpuruk diajang proliga seri ketiga putaran pertama usai kalah 1-3 (25-22, 22-25, 16-25, 12-25) dari Bandung BJB di GOR JP Arena, Sabtu (25/1/2025).
Kekalahan ini menjadi keempat kalinya dialami Gresik Petrokimia. Tim asal Gresik itu, hanya menang dua kali.
Set pertama Gresik Petrokimi tampil percaya diri. Sempat tertinggal 1-5 dari Bandung BJB. Tim yang didanai pabrik Pupuk Petrokimia Gresik itu, menyamakan kedudukan 8-8. Kejar-mengejar poin hingga di angka 18-18. Smesh Tran Thay Thui pemain asing asal Vietnam, Gresik Petrokimia menyudahi set pertama 25-22.
Set kedua pertandingan berjalan seru, Bandung BJB yang tak mau kalah di set ini berusaha bangkit. Sebaliknya Gresik Petrokimia berusaha tampil lebih baik. Namun, di set ini Gresik Petrokimia kalah 22-25.
Di set ketiga performa Gresik Petrokimia menurun. Hal ini dimanfaatkan pemain Bandung BJB
Khalisa Azilia Rahma cs untuk terus menambah poin. Tertinggal cukup jauh, Gresik Petrokimia kalah 16-25.
Laga set keempat Gresik Petrokimia kembali tampil buruk. Beberapa kali pemain Ayub Hidayat melakukan eror sendiri, sehingga dengan mudah Bandung BJB terus menambah poin, dan mengakhiri set ini 12-25.
Pelatih Gresik Petrokimia Ayub Hidayat mengatakan, kekalahan keempat ini akan menjadi evaluasi buat pertandingan selanjutnya. “Kami akui performa pemain di lapangan menurun di set ketiga dan keempat. Ini akan menjadi evaluasi bersama,” katanya. [dny/kun]






