Surabaya (beritajatim.com) – Kereta Pasundan relasi Bandung Surabaya dilempari massa saat melintas di perlintasan di JPL 5, Ambengan antara stasiun Gubeng ke stasiun Surabaya Kota kamis malam
Aksi vandalisme berupa pelemparan terhadap kereta api pasundan saat melintas di JPL 5 antara stasiun Gubeng ke stasiun Surabaya kota di jalan Ambengan Surabaya. Dari video amatir terlihat ratusan massa melempari kereta yang tengah melintas.
Belum diketahui penyebab aksi pelemparan tersebut, namun akibat kejadian ini sejumlah kaca 7 gerbong kereta pecah. Selain itu dua penumpang mengalami luka dan langsung mendapat perawatan di stasiun surabaya gubeng.
Menurut Manajer Humas PT K-A-I Daop 8 Surabaya, Luqman Arif kasus pengerusakan ini telah dilaporkan ke kepolisian. Aksi ini mendapat kecaman dari PT K-A-I Daop 8 Surabaya yang menjadi pihak yang dirugikan.
“Pada hari kamis kita pukul 23.50 diperlintasan ambengan Surabaya terjadi pelemparan batu yang dilakukan oleh orang tidak bertanggungjawab mengakibatkan beberapa kaca di rangkaian kereta api Pasundan mulai dari kereta api ekonomi 1 sampai dengan ekonomi 7 pecah,” kata Luqman Arif Humas PT KAI Daops 8 Surabaya.
Selain fasilitas umum rusak dua penumpang mengalami luka segera mendapatkan pertolongan dan pengobatan oleh petugas kesehatan KAI di stasiun Surabaya Gubeng.
“Kedepan untuk mencegah agar hal tersebut tidak terulang kembali Surabaya segera berkomunikasi untuk melakukan upaya-upaya antisipasi agar tidak terjadi kembali dan juga sudah melaporkan hal tersebut kepolisian,” kata Luqman Arief
cepat untuk melakukan penangkapan kepada oknum yang melakukan oleh badan kereta api tersebut
Mengantisipasi aksi serupa Daop 8 Surabaya memperketat keamanan di jalur perlintasan yang dinilai rawan. Sementara belum diketahui jumlah kerugian yang dialami PT K-A-I Daop 8 Surabaya akibat kerusakan kereta. (ted)





