Banyuwangi (beritajatim.com) – Kabar gembira bagi pelanggan kereta api di Daerah Operasional 9 Jember. Karena, pihak operator menjalankan tambahan kereta api untuk relasi Ketapang – Jember (PP).
Pengoperasian kereta api tambahan ini hanya berlaku untuk di akhir pekan. Kereta api tambahan ini diharapkan menjadi alternatif pilihan bagi masyarakat Jember yang akan pergi menuju Banyuwangi maupun sebaliknya.
Sebelumnya, selama angkutan Nataru 2023/2024, KA tambahan mengangkut total 1184 pelanggan. Mayoritas, pelanggan berasal dari KA Pandalungan yang ingin meneruskan perjalanannya menuju Banyuwangi.
“Kereta Api Tambahan tidak beroperasi setiap hari, tetapi akan dioperasionalkan setiap akhir pekan pada hari Jumat – Minggu di Bulan Januari 2024, yaitu pada tanggal 12-14,19-21 dan 26-28 Januari,” Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro, Sabtu (13/1/2024).
Jadwal pemberangkatan kereta api tambahan mulai dari Stasiun Ketapang pukul 07.30 WIB dan tiba di Stasiun Jember pukul 09.55 WIB. Sedangkan berangkat dari Stasiun Jember pukul 12.35 WIB dan tiba di Stasiun Ketapang pukul 15.00 WIB.
“KA ini akan berhenti di beberapa stasiun, diantaranya Stasiun Kalisat, Kalibaru, Kalisetail, Temuguruh, Rogojampi dan Banyuwangi Kota,” jelasnya.
Daop 9 Jember mencatat penumpang KA Pandanwangi relasi Jember – Banyuwangi sepanjang tahun 2023 tercatat sebanyak 1.104.711 pelanggan. Dari jumlah tersebut tercatat banyak pelanggan yang tidak mendapatkan tiket saat akhir pekan.
“Jumlah itu belum termasuk pelanggan pada relasi tersebut yang menggunakan KA jarak jauh, artinya bahwa mobilisasi masyarakat dari Jember menuju Banyuwangi atau sebaliknya cukup tinggi. Harapannya dengan adanya KA tambahan ini, bisa mengakomodasi bagi pelanggan yang tidak kebagian tiket KA reguler tersebut,” pungkasnya. (rin/ian)






