Probolinggo (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Kota Probolinggo yang ingin mengaktifkan kembali jalur kereta api menuju Pelabuhan Probolinggo.
Jalur rel lama sepanjang sekitar 1,6 kilometer ini diharapkan bisa dimanfaatkan kembali untuk mendukung kelancaran logistik.
Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, menyampaikan gagasan reaktivasi jalur tersebut sebagai bagian dari pengembangan ekonomi lokal.
“Kami sangat mendukung langkah ini dan siap melakukan pendataan aset yang berkaitan dengan jalur itu. Ini bagian dari kerja sama kami dengan pemerintah daerah,” kata Cahyo Widiantoro, Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, pada rabu (16/7/2025).
Menurut Cahyo, jalur kereta ke pelabuhan memiliki nilai strategis karena bisa mendukung kegiatan ekspor-impor dan distribusi barang dengan lebih efisien.
Jalur ini sebelumnya memang pernah aktif namun sudah lama tidak digunakan, dan kini sedang dikaji kemungkinan penggunaannya kembali.
Langkah ini menjadi bentuk sinergi antara BUMN dan pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas transportasi berbasis rel.
“Transportasi kereta api terbukti lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Kami mendukung penuh jika ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Probolinggo,” jelas Cahyo.
PT KAI terus mendorong pemanfaatan aset negara yang dikelola melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Semua kerja sama dilakukan dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku dan prinsip tata kelola yang baik.
“Kami percaya bahwa jalur ini bisa menjadi kunci penguatan sistem logistik di kawasan pesisir utara Jawa Timur,” tutupnya.
Untuk ke depan, KAI Daop 9 Jember akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Probolinggo serta pihak-pihak terkait lainnya guna mempercepat proses perencanaan teknis dan langkah reaktivasi berikutnya. [ada/aje]







1 Komentar
Jalur jember-panarukan mana?
Wacana terus boro”probolinggo
Aneh boss