Ringkasan Berita
- KAI Daop 7 Madiun dan RF Pecel +63 gelar kampanye anti pelecehan seksual untuk edukasi dan tindakan preventif di stasiun dan kereta.
- Manager Humas Tohari menekankan komitmen KAI untuk memberikan ruang bagi generasi muda menyebarkan pesan positif dan menegakkan nol toleransi terhadap pelecehan.
- Fitur Female Seat Map di aplikasi Access by KAI memudahkan pelanggan perempuan mengetahui posisi tempat duduk berdasarkan gender penumpang sekitarnya.
Madiun (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan.
Berkolaborasi dengan Komunitas pencinta kereta api RF Pecel +63 Madiun, Daop 7 menggelar kampanye dan sosialisasi anti pelecehan seksual yang berfokus pada edukasi dan tindakan preventif di lingkungan stasiun dan kereta api.
Kegiatan ini melibatkan generasi muda dari komunitas sebagai sarana memberikan ruang bagi mereka untuk melakukan aksi positif. Berbagai aktivitas dilakukan, di antaranya penandatanganan petisi sebagai bentuk komitmen bersama menolak segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual, edukasi langsung kepada pelanggan, serta membentangkan banner dan mockup berisi imbauan kampanye anti kekerasan seksual.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat dan memberikan wadah bagi pemuda untuk berkontribusi secara nyata.
“Melalui kolaborasi dengan RF Pecel +63 Madiun, kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyebarkan pesan positif. Kami mengedukasi pelanggan agar berani bersuara, berani melapor, dan tidak ragu meminta pertolongan apabila mengalami atau menyaksikan indikasi pelecehan seksual,” ujar Tohari. Sabtu (9/5/2026).
KAI menegaskan sikap nol toleransi terhadap tindakan asusila. Tohari menambahkan, “KAI tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelecehan seksual. Oknum yang terbukti melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi administratif tegas, termasuk masuk dalam daftar hitam (blacklist) sehingga tidak bisa menggunakan layanan KA dalam waktu tertentu hingga permanen.”

Selain edukasi, KAI menghadirkan fitur Female Seat Map di aplikasi Access by KAI, memudahkan pelanggan perempuan untuk mengetahui posisi tempat duduk berdasarkan gender penumpang di sekitarnya.
Dengan berbagai upaya ini, KAI Daop 7 Madiun berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang selamat, tepat waktu, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan perlindungan terhadap seluruh pelanggan. [suf]






