Lamongan (beritajatim.com) – Sebanyak 53 kafilah dari Kabupaten Lamongan telah diberangkatkan untuk mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXX Provinsi Jawa Timur tahun 2023 yang akan diselenggarakan di Kota Pasuruan.
MTQ Jawa Timur ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 1 hingga 8 Oktober 2023. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan harapannya bahwa pelepasan kontingen ini akan membawa nama Lamongan meraih gelar juara umum.
“Dengan penuh optimisme, kami melepas anak-anak ini, dan saya yakin semua kafilah dari kabupaten/kota lain juga telah mempersiapkan diri sebaik mungkin. Namun, tetaplah yakin bahwa Anda semua memiliki potensi untuk mempertahankan gelar juara umum yang kita harapkan bersama,” kata Yuhronur pada Sabtu (30/9/2023).
Bupati Yuhronur menjelaskan bahwa ke-53 kafilah tersebut akan bersaing di dalam 7 cabang dan 23 golongan yang berbeda. Ia memberikan pesan kepada kafilah untuk selalu menjaga semangat dan berpikiran positif.
“Kami yakin bahwa apa yang kita pikirkan, kita bisa mencapainya. Jangan pernah kehilangan semangat atau putus asa. Teruslah berusaha untuk lebih baik. MTQ ini bukan hanya tentang meraih juara, tetapi juga tentang menyebarkan Al-Quran sebagai cahaya dalam kehidupan kita semua,” tegasnya.
BACA JUGA:
229 ASN Lamongan Ikuti Seleksi Calon Peserta MTQ
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lamongan, Moh. Nalikan, mengungkapkan bahwa tim LPTQ Lamongan telah memberikan pembinaan sebanyak 8 kali dan telah mengadakan uji coba di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ishlah Sendangagung, Paciran, Lamongan.
“Kami telah mempersiapkan kafilah dengan pembinaan sebanyak 8 kali. Di try out terakhir, kami juga melibatkan hakim-hakim dari Provinsi, karena menghadapi penonton yang banyak membutuhkan uji coba,” ujar Nalikan.
BACA JUGA:
Pertahankan Potensi Pertanian, Pemkab Lamongan Gencarkan Regenerasi Petani Millenial
“Kami juga memberi mereka pengalaman di Ponpes Al-Ishlah, di mana seluruh santri menyaksikannya. Dengan bekal ini, kami berharap mental mereka menjadi lebih kuat, karena bagi kami, kekuatan mental sangat penting,” tambahnya.
Lebih lanjut, Nalikan menyatakan optimisme bahwa kafilah Lamongan akan berhasil meraih 12 medali emas, dengan 9 orang masuk ke babak final.
“Mudah-mudahan, dengan doa dan dukungan dari masyarakat Lamongan, kami semua dapat mencapai target ini. Kami juga telah menyiapkan fasilitas akomodasi, transportasi, seragam, dan rekreasi ke beberapa wisata di sekitar Pasuruan. Semoga peserta kafilah dapat mengikuti MTQ dengan sehat, nyaman, dan penuh prestasi,” pungkasnya. [riq/beq]






