Sumenep (beritajatim.com) – Para kepala desa (Kades) dan tokoh masyarakat di Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, ‘wadul’ ke kapolres, atas maraknya aksi rampas sepeda motor yang dilakukan ‘debt collector’.
Keluhan itu disampaikan para kepala desa saat kegiatan ‘Jumat Curhat’ Kapolres Sumenep dengan para Kepala Desa se-Kecamatan Manding, di kediaman Kepala Desa Manding Daya, Ach. Daini, Jumat (03/03/2023).
Salah satu kepala desa menyampaikan, aksi ‘debt collector’ cukup meresahkan masyarakat, karena mengambil paksa sepeda motor di tengah jalan. Menurutnya, apabila ‘debt collector’ tetap dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi pertengkaran dan penganiayaan.
Menanggapi curhatan itu, Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko mengatakan bahwa aksi rampas kendaraan di tengah jalan yang dilakukan ‘debt collector’ menjadi atensi kepolisian. “Kami meminta para debt collector tidak melakukan aksinya di jalan raya, karena hal ini membahayakan,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”polres-sumenep”]
Edo menyarankan agar masyarakat segera mencari kantor polisi terdekat apabila dihadang ‘debt collector’ di tengah jalan. Atau bisa menanyakan kelengkapan berupa surat kuasa dari leasing.
“Leasing atau perusahaan pembiayaan harus mengeluarkan surat kuasa kepada ‘debt collector’ yang diminta jasanya. Syarat kedua yang wajib dipenuhi ‘debt collector adalah membawa sertifikat fidusia dari perusahaan pembiayaan. Kemudian yang ketiga, debt collector harus dilengkapi dengan tanda pengenal dan juga surat tugas leasing dari dealernya,” paparnya.
Kegiatan ‘Jumat Curhat’ merupakan salah satu program Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mendapatkan apresiasi dari Presiden Joko Widodo. Program ini digelar untuk mendengar, mencatat, dan mencari solusi permasalahan di wilayah masing-masing.
“Kami berharap dengan kegiatan ‘Jumat Curhat’ ini kedekatan masyarakat dengan Polri dapat selalu terjalin. Selain itu, dengan duduk bersama masyarakat, sekecil apapun informasi dapat menjadi bahan masukan untuk segera ditindak lanjuti, sebagai upaya menjaga kamtibmas,” ucap Kapolres. (tem/kun)






