Pasuruan (beritajatim.com) – Vaksinasi anak usia 6-11 tahun bisa digelar di Kabupaten Pasuruan pada awal tahun 2022. Pasalnya capaian vaksinasi di Kabupaten Pasuruan sudah mencapai 70 persen lebih di akhir tahun 2021.
Sementara itu, cakupan vaksinasi lansia di Kabupaten Pasuruan juga melebihi target, yakni sekitar 64 persen. Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 66 Tahun 2021 disebutkan jika, vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun bisa dimulai dengan ketentuan telah mencapai target minimal 70 persen dosis pertama umum serta target minimal 60 persen dosis pertama lansia.
Bupati Pasuruan, selaku Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Irsyad Yusuf mengatakan jika selama bulan Desember, vaksinasi terus dikebut lewat program Grebek Vaksin. Cara ini dilakukan secara door to door guna mempercepat vaksinasi.
“Namanya juga Grebek Vaksin, kita mendorong percepatan vaksinasi. Setiap kecamatan akan kami datangi dengan cara door to door ke rumah warga, ” ujar Gus Irsyad.
Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan hingga saat ini sudah ada 879.481 warga di Kabupaten Pasuruan yang dapat vaksin dosis pertama. Dengan kata lain, cakupan vaksinasi umum sudah mencapai 70,49 persen.
Selain itu, cakupan vaksinasi lansia sudah menembus target, yaitu 64,38 persen atau sekitar 88.461 lansia sudah dapat vaksin dosis pertama. Hal ini juga dibantu oleh semua pihak agar mencapai target.
“Kita gerakkan semua pihak agar bisa sukseskan vaksinasi dan mencapai target dari pemerintah pusat. Minimal 70% di akhir tahun 2021, dan Alhamdulillah tercapai,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pasuruan”]
Meskipun begitu, Gus Irsyad mengakui jika pihaknya mengalami kendala pada vaksinasi lansia. Kebanyakan dari mereka menolak karena kurangnya informasi terkait pentingnya vaksinasi.
Ia berharap dengan makin banyaknya warga Kabupaten Pasuruan yang divaksin, makin besar pula peluang masyarakat untuk beraktivitas dengan normal. “Capaian ini benar-benar membuat saya dan Gus Mujib lega. Kalau sudah mecapai target vaksin, aktifitas masyarakat lambat laun bisa kembali normal seperti sebelumnya,” pungkasnya. [ada/but]






