Jakarta (beritajatim.com) – Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia bakal memasuki babak baru. Kabarnya, klub peserta Super League 2025/2026 akan diperbolehkan mendaftarkan hingga sebelas pemain asing!
Meski belum diumumkan secara resmi oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang kini telah bertransformasi menjadi I-League sebagai operator resmi kompetisi, namun kebijakan ini sudah viral di media massa maupun media sosial.
Dengan jumlah pemain asing yang bertambah, regulasi ini diyakini akan membuat kompetisi lebih kompetitif, menarik, dan bernilai tinggi secara komersial maupun teknis.
Nantinya, klub-klub peserta kini diizinkan untuk mendaftarkan hingga sebelas pemain asing dalam satu musim. Ini merupakan jumlah terbanyak dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Namun, dari sebelas pemain tersebut, hanya sembilan pemain asing yang boleh masuk ke Daftar Susunan Pemain (DSP) pada hari pertandingan. Artinya, dua pemain asing lainnya otomatis berada di luar daftar dan akan duduk di tribune penonton.
Dari sembilan pemain asing dalam DSP, maksimal tujuh pemain boleh bermain secara bersamaan di atas lapangan. Sementara dua sisanya akan berada di bangku cadangan, menunggu giliran jika dibutuhkan sebagai pemain pengganti.
Kebijakan ini memberikan klub keleluasaan dalam menyusun strategi dan merotasi pemain, namun tetap menjaga keseimbangan antara peran pemain asing dan kesempatan bermain bagi pemain lokal.
Dengan pembatasan jumlah pemain asing yang tampil di lapangan, kompetisi tetap membuka ruang bagi talenta lokal untuk berkembang. [faw/aje]






