Surabaya (beritajatim.com) – Kanker sampai hari ini masih menjadi penyakit yang belum ditemukan obatnya. Meski sudah banyak metode perawatan dan pengobatan kanker, tetapi tak ada yang bisa disebut sebagai obat kanker secara meyakinkan.
Salah satu kanker yang sering dialami manusia adalah kanker kulit. Terutama di Amerika. Dari hasil penelitian American Academy Of Dermatology Association (AADA), rata-rata ada 10.000 orang didiagnosa mengalami kanker kulit tiap harinya.
Dari diagnosis tersebut, diperkirakan hampir 200.000 orang Amerika akan didiagnosis dengan melanoma atau jenis kanker kulit yang paling mematikan pada tahun 2021.
Kali ini, para ilmuwan nutrisi dan seluler baru saja menemukan alternatif terbaru untuk menghadapi kanker kulit. Cara baru ini sangatlah sederhana sekaligus bisa digunakan sebagai metodef diet.
Dalam Ilmu pengetahuan dan kesehatan telah menunjukkan bahwa diet tinggi buah dan sayuran yang mengandung antioksidan dapat memicu pencegahan penyakit kanker. Seperti yang sudah dilakukan para ilmuwan dalam sebuah penelitian yang telah diterbitkan dalam edisi baru jurnal internasional, journal of cancer prevention.
Para ilmuwan nutrisi dan seluler di Universitas Ottawa Kanada meneliti efek dari jenis jus buah tertentu pada pencegahan kanker kulit. Adapun berikut ini jenis jus buah untuk mencegah kanker kulit
Jus blueberry
Blueberry seringkali muncul dalam berbagai sumber tentang kanker sebagai salah satu sumber makanan yang dapat membantu mengurangi risiko kanker. Maka Dengan pemikiran tersebut, para peneliti mengukur dan meneliti efek jus blueberry pada kanker kulit.
Para ilmuwan tersebut menyiapkan jus blueberry segar yang dipetik diarea tertentu diwilayah Atlantik, Kemudian mereka memperkaya jumlah jus dengan polifenol dilaboraturium.
Para peneliti mengamati bahwa jus blueberry yang diuji diperkaya dengan polifenol secara signifikan menghambat proliferasi kulit [sel induk kanker] dan setelah penelitian Para peneliti mengatakan bahwa jus atau buah blueberry memiliki potensi antikanker dan anti-metastasis yang kuat dan dapat melawan kanker kulit.
Adapun dilakukan penelitian ini bertujuan untuk pergerakan pencegahan untuk mengurangi angka risiko kanker. Dan setelah dilakukan penelitian para peneliti menyimpulkan bahwa perlu menambahkan zat polifenol pada jus blueberry.
Selain daripada itu untuk mengonsumsi sehari-hari jus blueberry sudah cukup sebagai sumber makanan untuk mencegah kanker kulit seperti yang sebelumnya dipersentasekan pada angka penderita kanker kulit di Amerika. [ptr/tur]






