Sumenep (beritajatim.com) – Memasuki hari ke-12 bulan Ramadhan, belum terlihat ada lonjakan jumlah penumpang di Terminal Sumenep yakni Terminal Arya Wiraraja Sumenep, baik penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP), maupun antar kota dalam provinsi (AKDP).
Koordinator Satpel Terminal Tipe A Aryawiraraja Sumenep, Handoko Imam Hanafi mengatakan, jumlah penumpang baru akan bergerak naik memasuki H-15. Namun kenaikannya belum terlalu terasa. “Lonjakannya makin terasa nanti mulai H-7 lebaran, baik penumpang yang datang maupun berangkat,” ujarnya, Senin (03/04/2023).
Sesuai data di Satpel Terminal Aryawiraraja Sumenep, jumlah rata-rata bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang beroperasi secara reguler melayani penumpang di Sumenep sebanyak 60 unit per hari dan bus antarkota dalam provinsi (AKDP) sebanyak 37 unit per hari.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/cafe-tok-patok-di-ganding-sumenep-ludes-terbakar/
Sementara jumlah rata-rata penumpang bus AKAP, baik yang berangkat maupun datang, sebanyak 125 orang per hari dan bus AKDP sebanyak 375 per hari.
Selama bulan Ramadhan, jumlah bus AKAP yang beroperasi pada kisaran 22-31 unit per hari dan bus AKDP pada kisaran 44-66 unit per hari. Sementara jumlah penumpang bus AKAP selama sebelas hari Ramadhan tahun ini pada kisaran 59-142 orang per hari dan bus AKDP pada kisaran 270-468 orang per hari.
“Sebagai persiapan angkutan lebaran mulai H-7, kami telah mengingatkan para operator bus agar mulai menyiapkan armada untuk angkutan lebaran,” terang Imam.
Biasanya, lanjut Imam, khusus untuk masa angkutan lebaran, jumlah bus yang dioperasikan tiap PO akan ditambah, baik AKDP maupun AKAP. “Nantinya bus-bus yang biasanya gak keluar akan dioperasikan untuk mengimbangi lonjakan penumpang,” katanya. (tem/kun)






