Surabaya (beritajatim.com) – Anggota boy group The Boyz, Ju Hak nyeon, akhirnya angkat bicara soal tuduhan prostitusi yang ramai diberitakan dan menyangkut namanya. Melalui pernyataan tegas di akun Instagram pribadinya @_juhaknyeon pada Kamis (20/6), idol berusia 26 tahun itu membantah keras segala tuduhan tersebut dan menyatakan akan mengambil langkah hukum atas penyebaran informasi yang dinilainya tidak benar dan merusak reputasinya.
“Jika memang ada bukti saya terlibat dalam prostitusi, saya berharap bukti tersebut segera dipublikasikan,” tulis Ju Hak-nyeon dalam unggahan tersebut.
Ia menambahkan, “Saya sudah menyampaikan dengan jelas bahwa saya tidak pernah terlibat dalam aktivitas ilegal apa pun. Saya akan mengambil tindakan hukum, baik secara perdata maupun pidana, terhadap jurnalis dan media yang menyebarkan berita fitnah ini.”
Tidak hanya membantah tuduhan, Ju Hak-nyeon juga mengkritik tindakan agensinya, One Hundred, yang dinilainya tidak adil. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah mengundurkan diri dari grup dan tidak menyetujui pemutusan kontrak eksklusif yang diumumkan oleh agensi.
“Apakah pantas sebuah agensi yang seharusnya melindungi artisnya, justru memecat saya secara sepihak hanya karena saya menghadiri acara pribadi bersama seorang tokoh terkenal, lalu meminta kompensasi lebih dari 2 miliar won?” tulisnya dengan nada kecewa.
Menurut Ju, ketika ia menolak pemutusan kontrak tersebut, agensi langsung mengirimkan surat resmi yang berisi pemutusan kontrak sepihak dengan alasan kelalaian dari pihaknya. Ia menilai keputusan tersebut dilakukan tanpa mengikuti prosedur yang telah diatur dalam kontrak dan terkesan dibuat-buat agar terkesan sah secara hukum.
Lebih lanjut, Ju Hak-nyeon mengaku tengah menghadapi tekanan mental yang berat akibat kabar ini. Ia mengungkapkan bahwa dirinya merasa takut, namun tidak bisa diam melihat hidupnya dihancurkan oleh tuduhan yang menurutnya tidak berdasar.
“Saya berharap keberanian saya hari ini bisa memberikan harapan bagi orang lain yang mungkin sedang menghadapi hal serupa,” ujarnya.
Awal Mula Tuduhan dan Keputusan Agensi
Kasus ini bermula pada 16 Juni, ketika agensi One Hundred Red mengumumkan bahwa Ju Hak-nyeon akan menghentikan seluruh aktivitasnya karena alasan pribadi.
Namun tak lama kemudian, muncul laporan yang menyebutkan bahwa Ju sempat bertemu dengan mantan aktris film dewasa Jepang, Kirara Asuka, pada akhir Mei lalu. Pertemuan mereka disebut-sebut terjadi di sebuah bar di kawasan Roppongi, Tokyo, Jepang.
Berdasarkan laporan dari media Jepang Shūkan Bunshun, Ju Hak nyeon terlihat menghabiskan malam bersama Kirara Asuka dan beberapa teman. Salah satu momen yang ramai diperbincangkan adalah saat Kirara terlihat bersandar di bahu Ju, sementara Ju memeluknya—gestur yang dinilai terlalu intim oleh publik, terutama fans THE BOYZ.
Kirara Asuka sendiri dikenal sebagai mantan bintang film dewasa populer yang memulai debutnya pada 2007 dan pensiun pada 2020 untuk kemudian berkarier sebagai influencer.
Tak lama setelah kabar tersebut mencuat, pada 18 Juni, pihak agensi secara resmi mengumumkan bahwa Ju Hak-nyeon telah keluar dari grup THE BOYZ dan kontraknya dihentikan. Namun, pengumuman tersebut tidak disertai alasan rinci.
Ju sendiri sebelumnya telah merespons rumor tersebut lewat surat tulisan tangan yang ia unggah pada 19 Juni.
“Memang benar saya menghadiri acara minum pada dini hari tanggal 30 Mei bersama seorang kenalan,” tulisnya.
Namun ia menegaskan, “Saya tidak pernah melakukan prostitusi atau terlibat dalam aktivitas ilegal lainnya seperti yang disebarkan oleh media atau rumor tersebut.”(mnd).






