Bojonegoro (beritajatim.com) – Produksi gas dari lapangan unitisasi Jambaran Tiung Biru (JTB) yang dioperatori Pertamina EP Cepu (PEPC) telah digunakan mengaliri Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga yang ada di Kabupaten Lamongan, Selasa (28/11/2023).
“Selain memenuhi kebutuhan industri, sebesar 0,2 MMSCFD juga diperuntukan untuk pemenuhan konsumsi jaringan gas (Jargas) yang ada di Kabupaten Lamongan,” ujar General Manager PEPC Zona 12, Mefredi.
Mefredi menambahkan, lapangan gas JTB saat ini telah berproduksi di kisaran angka 130 MMSCFD yang dialirkan ke pipa distribusi Gresik – Semarang (Gresem) untuk memenuhi kebutuhan energi di wilayah tersebut.
Baca Juga: Berpengalaman, Komitmen Ganjar Membangun Desa Tak Perlu Diragukan
“Adapun pengguna dari gas JTB ini diantaranya adalah PLN untuk sumber pembangkit listrik dan pabrik pupuk PT Petrokimia Gresik (PKG),” ujarnya.
Untuk diketahui, produksi Gas Processing Facilities (GPF) di Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) itu telah beroperasi sejak September 2022.
Sementara Area Head Perusahaan Gas Negara (PGN) Bojonegoro Muhammad Arif membenarkan, bahwa untuk memenuhi kebutuhan jargas rumah tangga di Kabupaten Lamongan, pihaknya mengalirkan dari produksi lapangan gas Jambaran Tiung Biru (JTB) sebesar 0, 2 MMSCFD.
Baca Juga: Update Kecelakaan Pesawat TNI AU di Pasuruan, Tim Penyelidik Kumpulkan Data
“Jumlah sambungan yang terpasang di Kabupaten Lamongan ada 10rb sambungan rumah (SR) yang terpasang. Untuk saat ini 9.178 sambungan rumah (SR) yang terpakai,” jelasnya. [lus/ian]






