Pamekasan (beritajatim.com) – Gelandang jangkar Madura United FC, Jordy Wehrmann sangat percaya diri timnya bisa mengamankan poin sekaligus mengalahkan tim tamu PSIM Yogyakarta, pada lanjutan Super League di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan , Sabtu (10/1/2026).
Terlebih laga yang dijadwalkan kick off pukul 19:00 WIB, bakal menjadi laga spesial khususnya bagi tim tuan rumah Laskar Sape Kerrab. Terlebih laga tersebut juga bersamaan dengan perayaan Hari Jadi Ke-10 Madura United FC.
Terlebih pada laga sebelumnya, mereka gagal mengamankan poin akibat kekalahan tipis 0-1 pada laga bertajuk Derby Suramadu saat menjamu Persebaya Surabaya, di SGMRP Pamekasan, beberapa waktu lalu.
“Laga melawan PSIM ini sebagai momen spesial, dan kami sangat berambisi bangkit setelah mendapat hasil kurang memuaskan pada laga sebelumnya (dari Persebaya),” kata Jordy Wehrmann,
Namun pemain asing berkebangsaan Belanda tersebut, juga tetap mewaspadai calon lawan yang akan dihadapi. “Kita tahu mereka punya lima pemain bagus, tetapi kita juga punya kualitas untuk mengalahkan mereka,” tegasnya.
“Saat ini kita sangat percaya dengan taktik yang disiapkan Coach (Carlos Periera), dan kita sangat percaya diri untuk mendapatkan 3 poin sekaligus mempersembahkan kemenangan bagi fans Madura Bersatu,” pungkasnya.
Seperti diketahui, saat ini Madura United menempati posisi 13 klasemen sementara dengan torehan 17 poin berkat hasil 4 kali menang, 5 kali imbang dan 7 kali kalah. Mereka baru memasukkan 18 gol dan sudah kebobolan sebanyak 21 gol dari 16 laga yang dijalani.
Sementara PSIM Yogyakarta, berada di posisi 6 klasemen dengan torehan 27 poin berkat hasil 7 kali menang, 6 kali imbang, dan 3 kali kalah. Mereka sudah mencetak sebanyak 20 gol dan kebobolan 18 gol dari 16 laga yang dijalani. [pin/kun]






