Pamekasan (beritajatim.com) – Gelandang Madura United FC, Jordy Wehrmann menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga kedalaman skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab, dalam mengarungi ketatnya jadwal kompetisi domistik, Liga 1 2024-2025.
Hal tersebut tidak lepas dari peran dan kerja kerasnya dalam menjaga kedalaman tim, baik saat membantu pertahanan maupun mengalirkan bola kedepan ketika tim mulai melakukan serangan dari area pertahanan.
Bahkan gelandang berkebangsaan Belanda, juga menjadi tumpuan tim khususnya dalam beberapa laga terakhir yang belum sekalipun tersentuh kekalahan. Sekalipun saat ini posisi tim masih tertahan di zona merah degradasi.
Berdasar catatan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dalam statistik hingga memasuki pekan ke-23 Liga 1, Jordy Wehrmann benar-benar mampu menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang pengangkut air dalam skuat kebanggaan suporter Madura Bersatu.
Tercatat dalam statistik Liga 1, pemain bernomor punggung 4 dalam skuat Pulau Garam Madura, sudah mencatatkan sebanyak 44 tekel sempurna, sekaligus menjadi pemain terbanyak ketiga di antara pemain lain di Liga 1 2024-2025.
Terbaru, ia menunjukkan determinasinya sebagai gelandang andalan kala membantu Madura United sukses mengamankan poin dan mengalahkan Dewa United, dengan skor 3-1 pada pekan ke-23 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Sabtu (15/2/2025) lalu.
Memang hasil tersebut belum bisa mengangkat tim keluar dari zona merah degradasi, sekalipun saat ini Madura United sudah berangsur naik dari dasar klasemen dan menempati posisi 16 klasemen dan menggeser posisi Persis Solo dan PSS Sleman, sekalipun mereka masih tertahan di zona merah degradasi.
Torehan poin tersebut sekaligus menggenapkan poin mereka menjadi 20 poin berkat hasil 5 kali menang, 5 kali imbang dan 13 kali kalah dari 23 laga yang dijalani. Mereka memasukkan sebanyak 24 gol dan kebobolan sebanyak 44 gol.
Mereka unggul 1 poin dari PSS Sleman, yang menempati posisi 17 klasemen, serta unggul 2 poin dari Persis Solo, yang menempati posisi dasar klasemen sementara hingga memasuki pekan ke-23 kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air.
Bahkan untuk keluar dari zona merah degradasi, tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, hanya kalah agregat gol dari Semen Padang, yang menempati posisi 15 klasemen dengan torehan 20 poin identik.
Termasuk tertinggal 2 poin dari dua tim lain di posisi 13 dan 14 klasemen sementara, yakni PS Barito Putera dan PSIS Semarang, keduanya memiliki torehan poin identik, yakni 22 poin dari 23 laga yang dijalani.
Memang dari komposisi persaingan di papan bawah klasemen, Madura United memiliki peluang emas untuk segera keluar dari zona merah degradasi. Hanya saja pada pekan ke-24 Liga 1, mereka harus menghadapi tim kuat yang menempati puncak klasemen sementara, Persib Bandung.
Tim binaan Angel Alfredo Vera, dijadwalkan akan menjalani laga berat sekaligus laga tandang menuju markas Maung Bandung, di Stadion Gelora Lautan Api, Bandung, Sabtu (22/2/2025) mendatang.
Sekalipun memiliki peluang tipis untuk menambah poin, tentunya kemenangan dari Dewa United yang sebelumnya menempati posisi runner up klasemen, bakal jadi motivasi tersendiri bagi Lulinha dan kawan-kawan. Sehingga bukan tidak mungkin mereka bisa segera keluar dari zona merah degradasi. [pin/beq]






