Malang (beritajatim.com) – Universitas Negeri Malang (UM) menghelat job fair bertajuk ‘Reach Your Career With Pusat Karir UM’. Agenda tersebut digelar melalui Pusat Karir Direktorat Kemahasiswaan Karir dan Alumni pada Kamis (16/3/2023), di gedung Sasana Krida.
Ketua Panitia, Dr. Rochmawati, M. Pd menjelaskan bahwa Job fair ini melibatkan 26 pihak dari berbagai perusahaan dan lembaga pendidikan di tingkat lokal, regional, dan nasional. Menurutnya, acara ini sebagai upaya mengatasi problematika faktual terkait permasalahan lapangan pekerjaan. Saat ini dunia kerja membutuhkan kolaborasi dan sinkronisasi sebagai kunci tonggak esensi dalam menghadapi kompetisi global.
“Kegiatan job fair ini sebagai tonggak esensi dalam mengatasi kesenjangan antara lulusan dan dunia kerja serta pencipta lapangan kerja sehingga mampu menjadi jembatan aksentuasi antara kebutuhan dunia kerja dengan perguruan tinggi yang berperan sebagai wahana dalam mempersiapkan calon tenaga kerja profesional. Selain itu, juga sebagai langkah sinergis menjaring pekerjaan dan pengalokasian SDM sesuai tuntutan global,” kata Rara, sapannya.

Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari, yaitu hari Kamis dan Jum’at. Pengunjung yang berpartisipasi di hari pertama diperkirakan sebanyak 77,8% dan pengunjung untuk hari kedua diperkirakan sebanyak 63,4%. Ada tiga jenis kegiatan yang dilakukan selama job fair yaitu recruitment, career coaching, dan talkshow.
“Total pendaftar atau pengunjung per hari ini baik yang sudah terdata melalui link maupun dari mahasiswa calon wisudawan sebanyak 1.671. Para peserta dari berbagai perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan masyarakat umum. Asal perguruan tinggi terbanyak dari Universitas Negeri Malang dengan persentase 67,5%,” sambungnya saat diwawancara beritajatim.com, siang ini.
[berita-terkait number=”4″ tag=”um”]
Selain itu, para peserta juga berasal dari berbagai Perguruan Tinggi di Jawa Timur lain seperti UB, UNAIR, ITS, Polinema. Kemudian di Jawa Tengah seperti UNDIP, UNS, dan sejumlah peserta dari Kalimantan dengan sebaran peserta cukup tinggi. Para jobseeker, sambung Rara, sebanyak 50,9% adalah fresh graduate, kemudian 37, 5% merupakan alumni atau mahasiswa, dan 11,6% dari masyarakat umum.
Pada akhir penyampaian, ketua pelaksana Job Fair UM 2023 itu berharap agar kolaborasi dan sinergitas perguruan tinggi dan dunia industri dapat menjadi tonggak alokasi sumber daya manusia sesuai dengan tuntutan global dan sebagai follow -up. Dari Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi memaklumatkan bahwa lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak.
“Semoga melalui kegiatan ini memberikan manfaat yang luar biasa bagi institusi kita semua, khususnya dalam konteks responsif terhadap permasalahan lapangan pekerjaan yang tersedia,” pungkasnya. [dan/but]






