Pamekasan (beritajatim.com) – Luis Marcelo Morais dos Reis alias Lulinha dipastikan kembali menjadi bagian dari Madura United FC, guna menghadapi kompetisi musim kasta tertinggi sepakbola tanah air, musim depan.
Bahkan gelandang serang berkebangsaan Brasil, juga menjadi pemain penting dalam skuat berjuluk Laskar Sape Kerrab khususnya dalam beberapa musim terakhir. Terlebih ia juga ditetapkan sebagai kapten tim.
“Ban kapten akan terus dikenakan oleh Lulinha hingga tiga musim ke depan. Kesetiaannya tak perlu diragukan lagi. Ia akan mengenakan jersey loreng kebanggaan ini untuk waktu yang lebih lama,” kata Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi, Minggu (22/6/2025).
Tidak hanya itu, Lulinha juga merasa nyaman bermain bersama tim kebanggaan suporter Madura Bersatu. “Entah apa yang membuatnya begitu nyaman bersama masyarakat Madura, tapi satu hal yang pasti, ia menyebut bahwa cinta pertamanya di Indonesia adalah pulau (Madura) ini,” ungkapnya.
“Saat ini ia juga memiliki Lisensi B kepelatihan, mungkin suatu saat bisa mengembangkannya lagi dan menyalurkannya untuk tim ini. Nomer 11 akan tetap di punggungnya,” pungkas pria yang akrab disapa AQ
Kembalinya Lulinha memastikan sebanyak 22 pemain menjadi bagian dari Madura United musim depan. Sebelumnya terdapat 21 pemain berbeda, masing-masing Aditya Harlan, Ahmad Nufiandani, Ahmad Rusadi, Feby Ramzi Wirawan, Ilhamsyah, Kartika Vedhayanto, M Riski Afrizal, Mike Aldo Maulidino, Miswar Saputra, Mochammad Diky Indrayana, Mohammad Kemaluddin, Muhammad Taufany Muslihuddin, Nurdiansyah, Paulo Oktavianus Sitanggang, Rendy Razzaqu Mochtar, Taufik Hidayat, dan Yuda Editya Pratama.
Tiga lainnya merupakan pemain asing dari tiga negara berbeda yang memastikan diri melanjutkan kerjasama bersama Madura United, yakni Iran Junior asal Brasil, Jordy Wehrmann keturunan Belanda-Indonesia, Luis Marcelo Morais dos Reis (Brasil), Kerim Palić (Bosnia and Herzegovina), serta bek tangguh berkebangsaan Portugal, Pedro Monteiro. [pin/ian]






