Sidoarjo (beritajatim.com) – Kerawanan aksi kriminal masih menyelimuti Jalan Jenggolo arah Buduran. IP (24), warga Desa Simogagrok Dawarblandong Mojokerto, menjadi korban pengeroyokan tiga orang, yang diduga akan melakukan upaya pembegalan. IP berhasil lepas karena dibantu pengguna jalan lain.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Selasa (26/4/22) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu korban dalam perjalanan melintas di Flyover Jenggolo dari Sidoarjo menuju Buduran.
Korban yang pulang selesei bermain Playstation (PS) di Jalan Raden Wijaya, Sidokumpul, akan perjalanan ke tempat kos di Wadungasih Buduran. Sebelum melintas jembatan layang Jenggolo, korban mampir di minimarket Jalan Raya Jenggolo Kelurahan Pucang.
Pada saat itulah korban mengetahui kalau dirinya tengah dibuntuti tiga orang tidak dikenal. Selepas itu, korban melanjutkan perjalanan. “Tepat di Jembatan Layang Jenggolo, tiba-tiba korban dipukul dari belakang oleh tiga pelaku ini,” kata sumber di kepolisian, Rabu (27/4/2022).
Seketika korban berhenti dan turun dari motornya. Saat itulah terjadi pengeroyokan oleh ketiga orang pelaku tak dikenal tersebut. “Beruntung pada saat itu ada seorang warga yang melintas dan melerai pengeroyokan tersebut,” lanjut dia.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sidoarjo”]
Kasubsi PIDM Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono membenarkan kejadian itu. Akibat kejadian ini, korban mengalami luka memar di mata sebelah kanan.
“Saat ini korban sudah melaporkan kasusnya itu. Petugas sudah bergerak untuk mencari melaku, kasus ini dalam lidik petugas,” tegas Iptu Tri Novi Handono.
Seperti diketahui, sebelumnya juga pernah terjadi kasus pengeroyokan di depan SPBU Jalan Raya Jenggolo. Ada lima tersangka berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. [isa/but]






