Jember (beritajatim.com) – Stadion Jember Sport Garden di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi saksi dominasi Persebaya Surabaya dalam Piala Soeratin Jawa Timur. Bajul Ijo menyabet double winner, menjuarai kelompok usia U13 dan U15.
Dalam pertandingan jam pertama pada pukul 13.00 WIB, Persebaya menggagalkan ambisi Bima Putra Kota Blitar 4-0 (2-0), dalam final Piala Soeratin U13 Jatim. Gol Persebaya dicetak Diesta Putra Jawara pada menit 10 dan 39, Rahmad Danu Wijaya pada menit 30, Satrya Putra Ahmad pada menit 53.
Sementara dalam pertandingan jam kedua pada pukul 14.30 WIB, giliran Persebaya U15 yang memboyong Piala Soeratin setelah menundukkan Persedikab Kabupaten Kediri 2-0. Di bawah rintik hujan, dua gol Persebaya dicetak Paulinus Apli Kapi pada menit 2 dan Rama Arifudin Ali pada menit 23.
Pelatih Persebaya U15 Khabib Syukron dan Pelatih Persebaya U13 Dani Cantona bersyukur bisa membawa gelar juara ke Kota Pahlawan. Khabib bahkan meneteskan air mata terharu. Beberapa kali ia mengusap pelupuk mata, saat lagu Song For Pride dinyanyikan pemain dan ofisial bersama Bonek. Song For Pride adalah lagu kebangsaan suporter Persebaya yang dinyanyikan sebelum dan seusai pertandingan.
“Alhamdulillah saya bersyukur. Anak-anak bermain sesuai keinginan saya. Saya tak bisa berkata apa-apa hari ini. Anak-anak sangat istimewa,” kata Khabib.
Khabib memang layak bersyukur. Selama dua tahun terakhir gelar juara Piala Soeratin U15 Jawa Timur tidak pernah mendarat di Kota Surabaya.
Tahun 2022, Bhayangkara FC yang mewakili Surabaya dikalahkan 4-5 melalui adu penalti oleh Golden Soccer Academy (GSA) Kota Blitar, di Stadion Supriyadi, Kota Blitar, Kamis (17/3/2022). Golden Soccer Academy kembali menjuarai turnamen tersebut setahun berikutnya. Mereka mengalahkan Ketapang FC Banyuwangi 1-0, di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Senin (13/2/2023).
Sepanjang perjalanan Piala Soeratin U15 Jatim sejak 6 Januari 2024, Persebaya mengalahkan Bimantara Bondowoso 6-1, Football Class Kota Kediri 5-2, kalah 0-1 dari Bina Putra Mojokerto, menang 2-0 atas Naga Emas Asri Tulungagung, menang 3-1 atas SSB Masel Kabupayen Malang, mengungguli Al Fath 2-1, membekuk Putra Patria 2-0. Di babak semifinal, Persebaya U15 menundukkan Persela Lamongan 3-0.
Sementara Dani Cantona, pelatih Persebaya U13, mengungkapkan rahasia dapur dominasi timnya di Jatim. Mereka mencatatkan 45 gol dan tak pernah kebobolan dalam sembilan pertandingan. “Kami sebetulnya awalnya lebih banyak membenahi pertahanan. Setelah cukup solid, baru kami melangkah ofensif,” katanya.
“Alhamdulillah di setiap latihan ofensif, pemain menerapkan apa yang saya sampaikan, sehingga setiap pertandingan tak ragu dalam melakukan penyelesaian akhir,” kata Dani.
Semua gol Persebaya U13 tercetak melalui skema bermain yang tertata. Mereka membuka turnamen dengan menggulung Pogres Pacitan 8-0. Berikutnya berturut-turut, Gifary Kamarul Al Arif dan kawan-kawan melumat BAFA Kota Batu 9-0, Surya Muda Probolinggo 5-0, Satria Perkasa Madiun 5-0, Pusura 2-0, Diklat Malang 5-0, dan Bima Putra 4-0.
Babak semifinal, Persebaya U13 bertemu dengan Arema FC. Namun sebagaimana tim senior mereka di Liga 1, Bajul Ijo bocah ini tak kesulitan menghajar Singo Edan 3-0.
Kini dua tim Persebaya ini akan menghadapi babak nasional di Jogjakarta. “Tak ada waktu untuk euforia. Kami harus siap-siap. Dua kali latihan langsung berangkat ke Jogja,” kata Khabib.
“Saya rasa tidak ada beban. Insyallah kami akan berangkat dengan penuh percaya diri,” kata Dani Cantona. [wir]






