Jember (beritajatim.com) – Kawasan Stadion Jember Sport Garden bakal diperuntukkan kegiatan hari bebas mobil (car free day) dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pemerintah Kabupaten Jember ingin memecah keramaian agar tak terkonsentrasi di alun-alun.
“Kami mulai membersihkan JSG. Car free day nanti pelan-pelan akan kami arahkan ke JSG. JSG akan kami bikin lebih nyaman lagi agar warga Jember bisa lari pagi setiap Sabtu dan Minggu di sana. Pelan-pelan UMKM akan kami geser ke sana,” kata Bupati Hendy Siswanto, Rabu (21/6/2023).
Menurut Hendy, UMKM yang berada di wilayah Jember selatan bisa berjualan di kawasan JSG. “Jadi terbagi. UMKM yang di alun-alun tetap di alun-alun. Wilayah selatan ada sendiri (di JSG),” katanya.
Sejak dilantik pada Februari 2021, Hendy memberi perhatian lebih kepada pelaku UMKM. “UMKM ini fondasi grass root, ekonomi kerakyatan yang tak lekang oleh waktu dan tahan banting. Jumlahnya sangat besar. Kalau ingin ekonomi kerakyatan ini maju, maka warga Jember sendiri yang wajib menghormati dan membeli,” katanya. Dia juga meminta sesama pelaku UMKM saling membeli produk.
“Bagaimana caranya UMKM menampilkan barang yang enak dan terjangkau oleh masyarakatnya sendiri. Itu yang penting. Saya yakin UMKM dan PKL adalah akar kekuatan suatu daerah. Kalau itu kuat dan daya beli terhadap UMKM bagus, kita membangun apapun tidak akan sulit. Situasi sosial aman, keamanan dan ketertiban masyarakat terjaga,” kata Hendy.
Hendy percaya, jika UMKM dan PKL sudah terwadahi dengan baik, maka program pembangunan akan bisa terlaksana baik. “Kalau mereka sudah mendapatkan penghasilan yang cukup di situ, saya yakin pertumbuhan Jember akan pesat sekali,” katanya. [wir]






