Jember (beritajatim.com) – Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia Djember (Persaid) ingin Kabupaten Jember, Jawa Timur, menjadi tuan rumah turnamen sepak bola amputasi Liga Champions Asia 2023.
“Tahun depan, negara yang tergabung dalam World Amputee Football Federation harus mengirimkan dua tim terbaik untuk mengikuti Liga Champions Asia. Saat ini Indonesia dan Jepang sedang mengajukan diri jadi tuan rumah,” kata Rixhi Saputra, pelatih Persaid Jember.
Rixhi berharap Indonesia bakal terpilih jadi tuan rumah. “Ini Liga Champions Asia yang pertama. Ini momentum yang bisa membangkitkan sepak bola amputasi di Indonesia. Di Jepang euforia sudah terbangun,” katanya.
Posisi Indonesia juga tak bisa diremehkan dalam peta sepak bola amputasi Asia. “Indonesia masuk dalam lima besar kekuatan sepak bola amputasi Asia, selain Uzbekistan, Jepang, Iran, dan Irak,” kata Rixhi.
Kalau Indonesia menjadi tuan rumah, Persaid mengajukan Stadion Jember Sport Garden sebagai salah satu lokasi pertandingan. JSG dinilai Rixhi bisa digunakan untuk pertandingan internasional. “Tim nasional pernah beruji coba di sini. Begitu juga pertandingan Liga 2 dan liga 3. pekan Olahraga Provinsi Jatim ditaruh juga di JSG,” katanya.
Anggota federasi sepak bola amputasi dunia di Asia tercatat ada sepuluh negara, termasuk Indonesia. “Kalau masing-masing negara mengirim dua tim, artinya ada 20 tim. Kalau terfokus di Jakarta, rasanya sangat tidak mungkin. Paling tidak, venue bisa ditempatkan di asosiasi provinsi atau asosiasi kabupaten yang menjadi anggota Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI),” kata Rixhi.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sepak-bola-amputasi”]
Rixhi punya alasan mengajukan Jember jadi tuan rumah. “Jember barometer persepakbolaan amputasi di Indonesia,” katanya. Persaid adalah juara Liga Amputasi Nasional 2020.
Memuluskan rencana itu, Rixhi berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jember. “Biar bagaimana pun Jember punya aset alam bagus untuk dipromosikan. Harapannya aset wisata Jember bisa terangkat dan perekonomian terangkat juga, kalau venue Jember Sport Garden bisa diajukan dan dukung pemerintah,” kata Rixhi.
Ketua PSAI Jember Muhammad Agus Sabirin mengatakan, uji coba sebagai tuan rumah bisa dimulai dari Piala Bupati Jember tahun depan. “Persaid sudah menjalin kontak dengan tim Uzbekistan. Mereka siap ke sini, atau kami yang ke sana,” katanya, Rabu (30/11/2022).
Piala Bupati Jember diharapkan bisa jadi pemanasan sebelum Persaid mengikuti turnamen Piala Presiden dan Piala Gubernur DKI. Agus berharap Piala Bupati Jember bisa mengundang sejumlah tim sepak bola amputasi lokal, seperti dari Surabaya, Madura, maupun kota-kota lain, ditambah tim dari luar negeri.
“Kami sebenarnya mendapat tawaran dari PSAI pusat untuk mengirim tim beruji coba ke Malaysia. Namun kami tidak punya cukup biaya,” kata Agus. [wir/ted]






