Jember (beritajatim.com) – Kabupaten Jember bakal mengirimkan 12 atlet catur dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur VIII, medio September 2023. Satu di antaranya adalah seorang siswi sekolah dasar yang masih berusia 11 tahun, Ratu Wilatikta Munir.
Enam orang atlet putra dan enam orang atlet putri akan turun dalam nomor beregu putra, beregu putri, mix, perorangan putra, dan perorangan putri. Percasi Jember ingin meningkatkan raihan medali, dari tiga medali perunggu pada Porprov Jatim 2022 menjadi satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu untuk beregu putra.
Sementara itu, beregu putri tidak dibebani target khusus. “Yang penting kita dapat medali,” kata Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Jember Sukarsih, Senin (14/8/2023).
Dalam Porprov Jatim 2022, tiga medali perunggu berasal dari nomor beregu putra untuk kategori catur standar, catur cepat, dan catur kilat. “Andalan kami memang beregu putra. Beregu putri kita tahun kemarin di posisi ketujuh. Memang perlu banyak pembenahan,” kata Sukarsih.
“Kalau mix, kita berharap medali perak atau perunggu. Kalau nomor perorangan peluang kita berat sebenarnya. Tapi kalau saya tidak mengirim atlet, kita tidak mengambil peluang. Karena tahun ini tidak ada prakualifikasi, kesempatan bagi kita untuk main semua,” kata Sukarsih.
Konflik internal di tubuh Percasi Jember beberapa waktu lalu diakui Sukarsih cukup berdampak terhadap perkembangan cabor ini. Kini Percasi Jember mulai membina atlet-atlet muda, terutama usia anak-anak dan remaja. Mayoritas atlet catur yang mewakili Jember dalam ajang Porprov Jatim mendatang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.
“Kami memang benar-benar memulai. Di catur, tidak peduli SD atau SMP, kalau dia bisa mengalahkan yang mahasiswa, ya dia terbaik,” kata Sukarsih.
Menurut Sukarsih, atlet catur Jember yang meraih medali perunggu tahun lalu berusia 15 – 18 tahun. “Selain itu ada satu atlet catur Jember berusia 22 tahun. Terus terang Jember masih muda, (atlet) lawan kami berusia 23 tahun. Peraih medali emas kemarin berusia di atas 20 tahun,” katanya.
“Oleh sebab itu, untuk menguatkan peluang, kami mengarah pada nomor beregu. Namun kami tidak pesimis untuk membentuk atlet di mix dan perorangan. Kami mencoba menyiapkan atlet untuk nomor mix juga. Rata-rata pecatur Jember ini pelajar. Usia 18 tahun. Alhamdulillah tahun kemarin kami masih bersaing mendapat medali,” kara Sukarsih.
Sukarsih mengatakan, pihaknya telah menggelar pemusatan latihan rutin jauh-jauh hari sejak selesai seleksi atlet pada 28 Mei 2023. “Kami juga menggelar tiga kali tryout di Lumajang dan Bondowoso. Insyaallah masih ada dua tryout,” katanya.
Pengurus Percasi Jember bekerja sama dengan wali atlet untuk menyiapkan bersama. “Kemudian training center pada Juli – Agutus, kami lakukan pada Jumat, Sabtu, dan Minggu. Sementara untuk tryout, kami ikut turnamen terbuka, karena atlet porprov Jatim banyak yang turun di kejuaraan-kejuaraan terbuka itu,” kata Sukarsih.
Para atlet catur Jember dijadwalkan rutin berlatih tanding melawan pecatur senior. Rencananya, Sukarsih juga akan mengundang master dari luar Jember untuk mengukur kemampuan para atlet tersebut. “Alhamdulillah memang tolok ukur perkembangan anak-anak berdasar hasil lomba, karena yang ikut di dalamnya adalah atlet-atlet Porprov Jatim dari berbagai daerah,” kata Sukarsih.
Sukarsih ingin memaksimalkan para atletnya. “Kalau kemarin karena kita tuan rumah porprov, kita mendapat wild card perorangan. Tahun kemarin kami gagal di kategori mix. Atlet putra kami saat itu kelas enam SD. Meski master, waktu itu dia gagal karena tidak fit. Mungkin karena kelelahan akibat TC dan lain-lain,” katanya. [wir]
Nama-nama atlet catur Jember yang akan bertanding dalam Porprov Jatim VIII
1. Azmi Nur Habibi
2. Vaio Afitrah Hazaraqi
3. Rafi Dzaki Darmawan
4. Zagar Rasyaad Syahdiya Ulhaq
5. Moch. Rifki Gunawan
6. Muhammad Toti Dzaky
7. Rafiqa Alya Ramadhani
8. Ratu Wilatikta munir
9. Fitriana Adni Puji Lestari
10. Ickda Aulin Nuza
11. Nayla Maysura Ananda
12. Andini Ainur Rifa






