Lamongan (beritajatim.com) – Jemaah haji Lamongan, Mardi Wijono bin Teguh Wijono (75), meninggal dunia sesaat usai sholat di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi. Kejadian yang dialami jemaah yang beralamat di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan Lamongan dan tergabung dalam kloter 25 ini berlangsung pada Minggu (4/6/2023) sekitar pukul 11.23 waktu setempat.
Anak Mardi, Budi Kurniawan membenarkan pihaknya menerima kabar sang ayah meninggal dunia di dalam Masjid Nabawi. Budi mengaku menerima kabar duka itu dari Ibunya, Kunyati (70), yang sama-sama berangkat menunaikan ibadah haji bersama almarhum tahun ini.
“Kami mendapat telepon dari ibu saat waktu Maghrib, yang memberitahukan bahwa bapak meninggal dunia di Masjid Nabawi usai sholat Zuhur. Sebelumnya beliau pingsan,” kata Budi, Senin (5/6/2023).
Budi menuturkan kedua orangtuanya itu sebenarnya dijadwalkan berangkat menunaikan ibadah haji pada 2020 lalu. Tetapi, pandemi Covid-19 menyebabkan keberangkatan keduanya tertunda.
Baca Juga:
Rombongan Perdana Jemaah Haji Lamongan 2023 Diberangkatkan
“Sebenarnya beliau berangkat tahun 2020 lalu. Karena Covid-19, akhirnya baru bisa berangkat pada tahun 2023 ini,” tandasnya.
Sekadar diketahui, Lamongan pada haji tahun 2023 ini mengusung tagline ‘Haji Berkeadilan dan Ramah Lansia’. Terdapat 798 jemaah laki-laki dan 899 jemaah perempuan.
Berdasarkan kelompok usia, ada sebanyak 2 orang yang masuk rentang usia 0-20 tahun, lalu 21-30 tahun sebanyak 31 orang, usia 31-40 tahun sebanyak 79 orang, usia 41-50 tahun sebanyak 278, usia 51-64 sebanyak 739 orang, dan usia 65 tahun ke atas berjunlah 568 orang.
Berdasarkan kelompok pekerjaan, jemaah haji asal Lamongan ini didominasi oleh mereka yang bekerja sebagai petani dengan jumlah 593 orang, swasta berjumlah 404 orang, dan PNS berjumlah 258 orang.
Baca Juga:
5 Hal Tentang Calon Jemaah Haji Lamongan 2023
Mereka diberangkatkan dalam 6 kloter, yakni kloter 23 sebanyak 79 jemaah, kloter 24 sebanyak 107 jemaah, kloter 25 sebanyak 395 jama’ah, kloter 26 sebanyak 445 jemaah, kloter 27 sebanyak 445 jemaah, dan kloter 28 sebanyak 226 jemaah.
Pemberangkatan jemaah haji dari kabupaten Lamongan terbagi menjadi dua, yaitu dilaksanakan pada Jumat (2/6/2023) yang diikuti kloter 23, 24 dan 25 yang berjunlah 581 jama’ah dan Sabtu (3/6/2023) yang diikuti kloter 26, 27, dan 28 sebanyak 1.116 jamaah.
Guna kelancaran keberangkatan jemaah haji, Pemkab Lamongan memfasilitasi 12 bus untuk pemberangkatan haji pada hari Jumat serta 27 bus untuk pemberangkatan hari Sabtu, dari Pendopo Lokatantra Lamongan hingga Asrama Haji Surabaya. [riq/beq]






