Malang (beritajatim.com) – Dampak tragedi Kanjuruhan membuat venue lintasan bagi atlet sepatu roda di Kabupaten Malang, mengalami kerusakan. Kerusakan di bagian sirkuit lintasan dan pagar itu, terjadi ketika Tragedi Kanjuruhan berlangsung pada 1 Oktober 2022 lalu.
Ketua Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (Perserosi) Kabupaten Malang, Priyo Sudibyo, Jumat (20/1/2023) menegaskan, pagar pembatas lintasan banyak yang patah. Sementara di bagian sirkuit lintasan berlubang dan juga ditumbuhi rumput serta berlumut.
“Pagar pembatas lintasan rusak pasca kejadian tragedi Kanjuruhan itu. Kondisinya banyak yang hancur. Kami sudah lapor ke Bupati, agar segera dibenahi karena atlet sepatu roda Kabupaten Malang dalam waktu dekat akan menjalin pemusatan latihan untuk Porprov,” tegas Priyo, Jumat (20/1/2023) siang.
[berita-terkait number=”5″ tag=”sepatu-roda”]
Priyo menjelaskan, untuk kondisi sirkuit lintasan harus segera dilakukan perbaikan. Ia mendesak Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang yang melakukan pekerjaan pada tribun penonton venue sepatu roda, agar dilakukan perbaikan.
“Saat ini ada pembangunan tribun penonton di lintasan sepatu roda, nah itu kami juga tidak tahu siapa pelaksana proyeknya. Yang kami tahu dari Dinas Cipta Karya saja. Kami juga ingin tahu siapa yang mengerjakan, karena kami mau usulkan harus ada prasasti di tribun penonton sebelum diresmikan pak Bupati nantinya,” ujar Priyo.
Priyo berharap, selain tribun penonton, hal utama adalah area dalam sirkuit lintasan dan pagar lintasan, harus segera dilakukan perbaikan. Mengingat, pada bulan Maret tahun 2023, sirkuit sepatu roda akan digunakan sebagai pemusatan latihan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.
“Kami minta segera dibenahi lah. Sebab bulan depan nanti kita akan gunakan sirkuit lintasan sepatu roda ini untuk latihan bersama dengan atlet sepatu dari Surabaya, Sidoarjo dan Kota Malang,” pungkasnya.
Sebagai informasi, sirkuit sepatu roda milik Perserosi Kabupaten Malang ini, berada di komplek Stadion Kanjuruhan Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kepanjen. Perserosi Kabupaten Malang saat ini memiliki 19 atlet sepatu roda berprestasi tingkat nasional dan regional.
Salah satu atlet itu yakni Rain Anggia Yasmin Syahira, peraih dua medali emas di nomor berbeda pada ajang Piala Ibu Negara yang digelar akhir Desember 2022 lalu di Jakarta. (yog/kun)






