Lamongan (beritajatim.com) – Pekan terakhir menjelang siswa masuk sekolah, pedagang alat tulis dan seragam sekolah di Lamongan dipadati pembeli.
Seperti yang terlihat di toko alat tulis Sariwana, Jalan Basuki Rahmat Lamongan. Pembeli yang mayoritas orang tua sibuk memilih alat-alat tulis, seperti buku, pensil, penghapus hingga kotak pensil.
Salah satu pembeli, Cindy, mengaku belanja perlengkapan alat tulis sekolah untuk adiknya yang akan segera memasuki tahun ajaran baru pada pekan depan.
“Ini heli buku sama perlengkapan alat tulis untuk adik,” kata Cindy, Selasa (9/7/2024).
Sementara itu Matrais, pemilik toko Sariwana, mengatakan bahwa lonjakan konsumen di tokonya sudah terjadi sejak sepekan terakhir.
“Peningkatan jumlah pembeli ini ya lebih dari 100 persen dibanding hari-hari biasa,” katanya
Matrais menyebut, hampir segala jenis alat tulis diburu konsumen, termasuk puloen, pensil, penghapus dan lain sebagainya. Namun yang tingkat penjualannya paling tinggi adalah buku tulis.
“Paling banyak memang buku tulis. Sehari bisa terjual puluhan box,” ujarnya.

Lebih lanjut Matrais mengatakan, tingginya daya beli alat tulis akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan, sampai menjelang tahun ajaran baru dimulai.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya itu, puncaknya di H-3 masuk sekolah,” ucap Matrais.
Peningkatan konsumen juga terjadi di Toko Surya, yang menjual perlengkapan sekolah, seperti baju seragam dan tas, di pasar baru Lamongan. Para calon pembeli bahkan rela menunggu sebelum toko dibuka.
Pemilik Toko Surya, Gianto, mengaku keperluas sekolah mulai diburu warga sejak dua pekan yang lalu. Namun peningkatan drastis terjadi sepekan terakhir.
“Dua pekan itu sudah banyak yang cari, tapi ramainya ya sejak sepekan ini. Biasanya akhir pekan atau H-2 bisa tambah ramai,” kata Gianto.
Menurut Gianto, selain karena kebutuhan sekolah, ramainya pembeli di tokonya juga karena tokonya sudah lama dan memberikan harganya yang relatif murah.
“Disini kan sudah puluhan tahun jadi banyak orang tahu, harganya juga terjangkau,” katanya.
Gianto mangaku pembeli berasal dari seluruh tingkatan sekolah, mulai dari jenjang SD, SMP dan jenjang SMA. Biasanya pembeli beli langsung 1 set, yakni seragam pramuka, seragam umum putih abu-abu untuk SMA atau putih biru untuk SMP serta merah putih untuk SD.
“Kecuali batik, karena disediakan sekolah kan. Yang paling banyak dibeli itu untuk jenjang SD. Selain seragam juga perlengkapan lain, seperti topi, sabuk dan tas,” tuturnya. (fak/but)






