Kediri (beritajatim.com) – Polres Kediri Kota melalui Tim Gabungan menggelar patroli bermotor di malam hari. Patroli Skala Besar ini bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Setiap harinya, regu patroli bermotor diturunkan untuk menyisir kawasan rawan kejahatan yang ada di wilayah Kota Kediri dan sebagian Kabupaten Kediri. Personelnya berasal dari Satuan Reskrim, Satuan Resort Narkoba, Satuan Samapta dan Satuan Intelijen,
[berita-terkait number=”5″ tag=”polres-kediri”]
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Tomy mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menjaga menjaga situasi kamtibmas tetap aman, serta menekan angka kriminalitas menjelang Hari Raya. Terlebih, saat ini sudah diperbolehkan melakukan mudik. Sehingga, diperkirakan banyak rumah kosong yang ditinggal penghuninya ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri.
“Patroli gabungan ini dibentuk untuk menjaga harkamtibmas dan mengantisipasi angka kriminalitas,” ungkap AKP Tomy, Kamis (28/4/2022) malam.
Petugas patroli menggunakan buddy system dengan naik kendaraan seperti sepeda jenie Trail mengelilingi wilayah dalam kota hingga kawasan perbatasan. Mereka menyasar berbagai lokasi yang rawan terjadinya tindak pidana seperti pencurian dan perampokan.
Dalam patroli ini, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga kewaspadaannya. “Kepada masyarakat yang akan mudik, untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman. Selain itu menyimpan barang-barang berharga di tempat yang aman,” pesan AKP Tomy.
Rute patroli setiap harinya berpindah-pindah, bahkan sehari dilaksanakan dua hingga tiga kali. Patroli Bermotor ini dinilai lebih efektif karena bisa menjangkau lorong-lorong ataupun jalur yang sudah dimasuki patroli dengan kendaraan roda empat.
Patroli sudah menjadi agenda rutin dari Kepolisian untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Namun demikian, menjelang lebaran ini lebih ditingkatkan. Sebelumnya, ancaman kejahatan menjelang Hari Raya Idulfitri di wilayah Kediri sudah nyata. Rumah milik Susiani, warga Desa Ketawang, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri baru saja disatroni perampok.
Pelaku yang berjumlah dua orang beraksi, saat salat tarawih berlangsung. Susiani yang sendirian di rumah harus kehilangan sejumlah perhiasan emasnya dan mengalami luka di tangan akibat celurit pelaku. [nm/suf]







