Lamongan (beritajatim.com) – Kapten tim Persela Lamongan Zulham Zamrun, mengalami cedera memar pada kaki kirinya. Sehingga pemain berusia 34 tahun ini diprediksi bakal absen saat menjamu Gresik United, pada laga pekan keempat Liga 2, di Stadion Surajaya Lamongan.
Diketahui, cedera yang dialami oleh Zulham itu didapat saat Persela bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah Persekat Tegal, pada Sabtu (10/9/2022). Ia belum bisa bergabung dalam latihan bersama tim dan hanya bisa menyaksikan rekan-rekannya dari pinggir lapangan sembari didampingi dokter tim.
“Informasi dari fisioterapis dan dokter sudah ada perubahan dibandingkan setelah pertandingan melawan Tegal kemarin,” ujar Pelatih Persela, Fakhri Husaini, Rabu (14/9/2022).
Sebagai pemain yang memiliki kontribusi besar dan menjadi tumpuan di lini depan Persela, kehadiran Zulham saat bermain dengan Gresik United nantinya begitu diharapkan. Tercatat, Zulham selalu menyumbangkan gol di tiap laga yang dilakoni oleh Laskar Joko Tingkir. Pemain gaek tersebut telah mencetak 3 gol dari total 5 gol dalam 3 pertandingan di Liga 2 musim 2022-2023.
Oleh sebab itu, apabila Zulham benar-benar absen saat menjamu tim tetangganya, maka hal ini dikhawatirkan akan menjadi sebuah kerugian bagi Persela. Juru taktik Persela berharap, cedera yang membekap Zulham ini bisa segera membaik sehingga ia dapat memperkuat Persela saat menjamu Gresik United, di Stadion Surajaya Lamongan mendatang.
“Saya monitor terus progresnya sama dokter, sama tim medis, sama fisioterapis. Masih ada waktu, mudah-mudahan di waktu yang tersisa Zulham bisa pulih,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”persela-lamongan”]
Mengenai kemungkinan Zulham tak bisa tampil besok, Fakhri mengaku pihaknya telah menyiapkan pemain alternatif lainnya untuk menggantikan posisi Zulham. “Opsi-opsi lain udah kami siapkan juga, misalnya Boski (sapaan Risqki Putra Utomo) yang kita pasang di striker atau pemain lainnya,” tandasnya.
Selain Boski, Persela sebenarnya masih punya pemain lain yang bisa mengisi posisi striker, yakni Marinus Wanewar, yang dikabarkan sudah bisa kembali menjalani latihan dan sesi game bersama tim, usai menepi cukup panjang karena cedera.
Kendati demikian, pelatih kelahiran Lhokseumawe ini mengungkapkan bahwa Marinus masih terlalu berisiko apabila diturunkan dalam laga kontra Gresik United, Sabtu besok. Mengingat, kondisi Marinus belum pulih 100 persen.
“Marinus saya masih belum berani, karena kondisinya masih belum 100 persen, sehingga sangat berisiko. Saya gak mau main-main sama pemain yang cedera. Karena ini juga demi masa depan pemain yang bersangkutan,” pungkasnya. [riq/suf]






