Gresik (beritajatim.com)- Menjelang Idul Fitri 1446H permintaan songkok dan baju muslim di pedagang Gresik meningkat drastis. Hal ini karena songkok merupakan atribut untuk beribadah, dan merayakan Idul Fitri. Banyak pembeli berbondong-bondong membeli songkok untuk diri sendiri serta sebagai hadiah buat sanak keluarga.
Muhammad Jefri salah satu pedagang songkok dan baju muslim yang juga owner Ramly Collection mengatakan, permintaan songkok saat ini lebih bagus dibanding tahun lalu. Tahun ini ada kenaikan 25%.
“Selama Bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri hingga enam bulan tahun ini. Permintaan songkok di tempat kami 344 kodi. Sementara baju muslim 700 kodi,” katanya, Sabtu (22/3/2025).
Jefri optimis tahun ini akan menjadi cuan bagi usahanya. Ini karena selain menggunakan strategi pasar offline (penjualan langsung) melalui mitra bisnisnya. Usahanya juga memanfaatkan pasar digital dengan memanfaatkan platform market place.
“Khusus market place kami telah bekerjasama dengan dai serta artis nasional memperkuat brand merek kami untuk mendongkrak penjualan,” ujarnya.
Strategi itu kata dia, supaya UMKM seperti usahanya bisa naik kelas tidak hanya berkutat di daerahnya saja. Melainkan menembus pasar seluruh Jawa Timur maupun merambah ke provinsi lainnya di tanah air. “Kami setiap hari ada tim kreatif sendiri yang memasarkan melalui platform market place. Kendati masih baru penjualan lewat digital bakal terus tumbuh kedepannya,” katanya.
Jefri menambahkan, usaha yang telah dirintis ayah sejak 1956 kemudian diteruskan dirinya tahun 2011 terus berkembang pesat. Untuk membantu usahanya ini, ada 55 karyawan yang direkrut dari warga sekitar Jalan
Sindujoyo Gang XVII Gresik.
“Harapan kami kedepan adanya sejumlah mall di Gresik bisa dijadikan display penjualan dengan difasilitasi pemerintah daerah supaya brand songkok asal Gresik terus terjaga,” ungkapnya.
Dengan memiliki kapasitas produksi 1.500 songkok, dan 1.600 baju muslim lanjut Jefri. Bisnis yang dirintis ayahnya ini optimis bakal terus eksis ditengah ketatnya persaingan usaha di sektor UMKM.
Sementara itu, Zahroh (27) asal Menganti Gresik menuturkan, dirinya jauh-jauh berburu songkok dan baju muslim di Ramly Collection karena brand-nya sudah dikenal luas masyarakat. “Saya mencari baju muslim buat ayah. Yang trend kali ini motif new india harganya pun tidak membuat kantong bolong,” pungkasnya. [dny/kun]







