Surabaya (beritajatim.com) – Menjelang datangnya bulan Dzulhijjah 1446 Hijriah, umat Islam yang berencana untuk berkurban di Hari Raya Idul Adha perlu memperhatikan sejumlah anjuran penting, termasuk larangan memotong kuku dan mencukur rambut.
Berdasarkan kalender Hijriah 1446 H, 1 Dzulhijjah diperkirakan jatuh pada Kamis, 29 Mei 2025, sehingga hari terakhir untuk mencukur rambut dan memotong kuku adalah Rabu, 28 Mei 2025.
Hukum Larangan Cukur dan Potong Kuku Bagi Seseorang yang Niat Berkurban
Larangan memotong kuku dan mencukur rambut bagi orang yang berniat berkurban bersumber dari hadis Nabi Muhammad SAW:
“Apabila kalian melihat hilal Dzulhijjah dan salah seorang dari kalian ingin berkurban, maka hendaklah ia tidak mengambil (memotong) rambut dan kukunya sedikit pun sampai ia menyembelih hewan kurbannya.”
(HR. Muslim No. 1977)
Tujuannya adalah sebagai bentuk kesamaan dengan hewan kurban yang dibiarkan utuh hingga waktu penyembelihan. Maka dari itu, siapa pun yang sudah berniat berkurban dianjurkan untuk tidak mencukur rambut atau memotong kuku mulai 1 Dzulhijjah sampai hewan kurbannya disembelih pada 10 Dzulhijjah atau hari-hari tasyrik (11–13 Dzulhijjah).
Jadwal Penting Dzulhijjah 1446 H
Berikut adalah jadwal penting selama bulan Dzulhijjah 1446 H berdasarkan kalender Masehi:
1 Dzulhijjah Kamis, 29 Mei 2025 Awal Dzulhijjah
9 Dzulhijjah Jumat, 6 Juni 2025 Puasa Arafah (sangat dianjurkan)
10 Dzulhijjah Sabtu, 7 Juni 2025 Hari Raya Idul Adha (Hari Raya Kurban)
11–13 Dzulhijjah 8–10 Juni 2025 Hari Tasyrik (Haram Berpuasa)
Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah
Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan waktu istimewa dalam Islam. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak ada hari-hari di mana amal shalih lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini (10 hari pertama Dzulhijjah).” (HR. Bukhari)
Amalan yang sangat dianjurkan antara lain:
Puasa sunah (terutama Puasa Arafah bagi yang tidak berhaji),
Bertakbir, tahmid, tahlil, dan dzikir lainnya,
Sedekah, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak doa,
Menjaga shalat wajib dan sunnah.
Puasa Arafah, Pahala Menghapus Dosa Dua Tahun
Puasa Arafah yang jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025 (9 Dzulhijjah) sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”
(HR. Muslim)
Hari Tasyrik, Haram Puasa
Perlu dicatat bahwa pada 11–13 Dzulhijjah (8–10 Juni 2025), umat Islam diharamkan untuk berpuasa karena merupakan Hari Tasyrik, yakni hari untuk makan, minum, dan berdzikir kepada Allah setelah Idul Adha.
Jangan Lupa Niat, Jangan Lupa Amalan
Bagi umat Muslim yang berencana berkurban tahun ini, jangan lupa memperhatikan tanggal penting dan anjuran-anjuran yang telah disebutkan. Niat yang tulus dan pelaksanaan yang benar akan membawa keberkahan berlipat ganda.
Menyebarkan informasi ini juga merupakan bagian dari amal shalih. Sebab, sebagaimana sabda Nabi:
“Barang siapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang melakukannya.”
(HR. Muslim)
[aje]






